0%
logo header
Sabtu, 21 September 2019 21:38

Camat, Lurah dan Kades Tidak Ikut Turnamen Bola, Bupati Soppeng: Mereka Tidak Ada Pancasilanya

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, menendang bola pertama tanda dimulainya Turnamen Askab PSSI Soppeng, di Stadion Andi Wana Laburawung, Sabtu (21/09/2019).
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, menendang bola pertama tanda dimulainya Turnamen Askab PSSI Soppeng, di Stadion Andi Wana Laburawung, Sabtu (21/09/2019).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pembukaan Turnamen Sepak Bola antar Desa/Kelurahan, Askab PSSI Kabupaten Soppeng berlangsung di Stadion Andi Wana Laburawung, Sabtu (21/09/2019).

Ketua Askab PSSI Kabupaten Soppeng, H. Ismail. HC, melaporkan bahwa kegiatan Turnamen Sepak Bola antar Desa/Kelurahan merupakan momentum tepat dalam rangka membangkitkan Kecintaan dan Prestasi Olahraga Sepak Bola di Bumi Latemmamala serta mewujudkan Kabupaten Soppeng yang lebih baik lagi.

“Ini merupakan agenda Prioritas dan Program kerja Askab PSSI Kabupaten Soppeng sebagai wujud melakukan Pembinaan dalam meningkatkan prestasi Sepak Bola agar lebih baik kedepan,” ungkap H. Ismail. HC.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

Ditambahkan bahwa, Askab PSSI menjadi sebuah tanggung jawab dan komitmen bersama bagi Kebangkitan Sepak Bola di Daerah sehingga dukungan dari berbagai Elemen terutama Pemerintah Daerah dan dukungan pihak Swasta sangat dibutuhkan agar tercipta Sinergitas dalam membangkitkan Sepak Bola di Kabupaten Soppeng.

“Kompetisi ini sebagai sarana untuk mengasah bakat dan kemampuan Pemain Muda Sepak Bola dari Desa/Kelurahan se-Kabupaten Soppeng,” tutur Anggota DPRD Kabupaten Soppeng ini.

Sementara, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, yang hadir mwmbuka kegiatan tersebut mengatakan Sepak Bola akan dijadikan sebagai Pembinaan sehingga patut diapresiasi kepada Pengurus PSSI karena telah memberikan Kontribusi nyata kepada Pemerintah melalui beberapa event yang dilaksanakan.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Kantongi Sertifikat HGB PLTU Punagaya di Jeneponto

“Desa/Kelurahan yang tidak ikut dalan kompetisi ini berarti Madodong Pancasilana Camat, na sibawa Lurahna,” kata Andi Kaswadi Razak.

Disampaikan bahwa Kompetisi Sepak Bola antar Desa/Kelurahan dilakukan sebagai ajang Silaturahim serta Kebersamaan yang semakin kuat.

“Soppeng milik kita bersama, Event ini sebagai pertandingan, bukan mencari permusuhan,” ungkapnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Ajak Masyarakat Peringati Isra Mi’raj untuk Perdalam Keimanan

Berikut jumlah peserta yang hadir yaitu 42 peserta dari Desa/Kelurahan dan yang tidak hadir sebanyak 28 Desa/Kelurahan. (Yusuf)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646