REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR — Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menghidupkan semangat keagamaan di bulan Ramadan melalui Gerakan Etam Mengaji, yang menjadi salah satu program unggulan di daerah ini. Kegiatan yang seharusnya dilaksanakan serentak sesuai edaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji kali ini berlangsung di Masjid Al Hidayah, Kelurahan Amburawang Darat, dan dirangkaikan dengan Safari Ramadan yang menjadi agenda rutin kecamatan. Acara dimulai sejak pukul 17.00 WITA, diawali dengan sesi mengaji bersama, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.
“Kegiatan ini kami laksanakan sesuai instruksi Pak Bupati. Selain mengaji, kami juga menggelar Safari Ramadan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Camat Samboja Barat, Burhanuddin, Rabu (19/03/2025) malam.
Baca Juga : DPMD Kukar Perkuat Program RT dan Dorong Kesejahteraan Warga Muara Jawa
Sebagai bagian dari kegiatan Safari Ramadan, Kecamatan Samboja Barat juga menyalurkan bantuan sosial berupa 10 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Penerima bantuan ini terdiri dari warga kurang mampu, anak yatim piatu, dan lansia di Kelurahan Amburawang Darat.
“Kami ingin memastikan bahwa Ramadan ini menjadi bulan yang penuh berkah bagi semua, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” kata Burhanuddin.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama di bulan Ramadan, di mana kebutuhan pokok sering kali meningkat.
Baca Juga : Desa Dorong Perbaikan Layanan: FKP DPMD Kukar Jadi Ajang Penyampaian Tuntutan dan Harapan Desa
Selain Gerakan Etam Mengaji, Safari Ramadan menjadi salah satu program utama Kecamatan Samboja Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus memberikan bantuan dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
Hingga saat ini, baru dua kali pelaksanaan yang telah digelar, yakni di Desa Tani Bakti dan Kelurahan Ambarawang Darat.
“Kami akan selesaikan Safari Ramadan di seluruh 9 kelurahan dan 1 desa hingga tanggal 28 Maret. Ini menjadi momen penting untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan berbagi kebahagiaan Ramadan,” jelasnya.
Baca Juga : DPMD Kukar Siap Kolaborasi dengan Desa Tingkatkan Mutu Pendidikan Usai Upacara Hari Guru Nasional
Dalam setiap kegiatan Safari Ramadan, masyarakat di setiap kelurahan akan mendapatkan santunan, tausiyah keagamaan, dan buka puasa bersama. Program ini juga menjadi ajang untuk mendengarkan langsung aspirasi warga terkait berbagai permasalahan yang dihadapi di daerah mereka.
Selain program resmi dari pemerintah kecamatan, kegiatan Ramadan di Samboja Barat juga semakin semarak dengan inisiatif dari berbagai kelompok masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan “Mendadak Lari”, yaitu perlombaan lari yang diinisiasi oleh Karang Taruna.
Pemerintah kecamatan turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini, meskipun pelaksanaannya dilakukan oleh komunitas pemuda setempat.
Baca Juga : DPMD Kukar Pastikan Transparansi dan Kepatuhan Pengelolaan Bantuan Posyandu dari Provinsi Kaltim
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Karang Taruna dalam menyemarakkan Ramadan. Kegiatan positif seperti ini perlu terus didukung, agar anak-anak muda kita tetap aktif dan memiliki kegiatan yang bermanfaat,” ungkapnya.
Dengan berbagai program yang telah dijalankan, Ramadan di Kecamatan Samboja Barat menjadi lebih bermakna, baik dari sisi keagamaan, sosial, maupun kebersamaan antarwarga. Gerakan Etam Mengaji, Safari Ramadan, serta berbagai kegiatan komunitas menjadi bukti bahwa masyarakat dan pemerintah memiliki komitmen yang sama dalam memaknai bulan suci ini.
Ke depan, Kecamatan Samboja Barat akan terus mengupayakan agar kegiatan-kegiatan serupa dapat berjalan lebih maksimal dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Baca Juga : DPMD Kukar Pastikan Transparansi dan Kepatuhan Pengelolaan Bantuan Posyandu dari Provinsi Kaltim
“Kami berharap semua program Ramadan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
