REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan relawan yang tergabung dalam program “Yamaha-PMI Peduli” melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Mamajang dan Mariso, Kamis (02/04/2020) kemarin.
Koordinator Lapangan Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Syamsul Bahri (Ichul), mengatakan di dua kecamatan itu relawan menyasar sekitar 300-an titik.
“Sebagian besar rumah ibadah, posyandu, sekolah, pos kamling, ada juga rumah kos dan beberapa fasilitas umum,” ungkap Ichul.
Baca Juga : Rukita Ekspansi ke Indonesia Timur, Resmikan Hunian Coliving Modern di Makassar
Titik penyemprotan diutamakan pada tempat yang banyak diakses oleh masyarakat.
“Satu titik itu bisa diakses rata-rata sampai 150 orang, jadi bisa diasumsikan sebanyak 45 ribuan jiwa penerima manfaat untuk hari ini,” ungkapnya.
Ichul mengatakan sebelum turun menyemprot seluruh relawan mendapatkan arahan. Mereka diwajibkan untuk mematuhi semua prosedur kesehatan.
Baca Juga : OJK Kini Libatkan LPS Lakukan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan
“Jadi tidak turun begitu saja, ada pengarahan dan prosedur yang harus kami ikuti, ini untuk keselamatan relawan dan masyarakat, termasuk semua alat dan APD harus steril,” ungkapnya.
Ketua PMI Makassar, Dr. Syamsu Rizal Deng Ical mengatakan penyemprotan dilakukan bertahap. Hingga hari ini sudah 9 kecamatan yang disasar.
Selain untuk mencegah penyebaran covid-19, penyemprotan disinfektan juga memberi manfaat psikologis yaitu memberi rasa tenang pada masyarakat yang wilayahnya disemprot.
Baca Juga : Perkuat Penguatan Struktur, Husniah Talenrang Massifkan Konsolidasi PAN di Daerah
“Yang terpenting jangan panik, sementara waktu upayakan tetap di rumah mi saja, jika tidak penting sekali jangan mi keluar,” ujarnya.
Mantan Wakil Walikota Makassar ini mengatakan hingga saat ini belum tersedia vaksin yang bisa mencegah Covid-19.
Maka sangat penting masyarakat senantiasa menjalankan pola hidup sehat dan selalu manjaga daya tahan tubuh.
Baca Juga : Bupati Gowa Harap Pemkab Takalar Terus Bawa Semangat Pembangunan
“Tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri. Makanya jaga pola hidup sehat agar sistem imun kuat,” ujarnya. (Saddam Buton)
