0%
logo header
Selasa, 29 Oktober 2024 00:34

Ciptakan Raja Ampat Lebih Maju dan Sejahtera, Ini Konsep Pasangan Harum

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat dari jalur independen, Hasan Makasar-Yoris Rumbewas. (Foto: Istimewa)
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat dari jalur independen, Hasan Makasar-Yoris Rumbewas. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, RAJA AMPAT — Calon Bupati Raja Ampat dari jalur independen, Hasan Makasar, mengungkapkan konsep-konsep yang akan dijalankan apabila terpilih sebagai bupati untuk Raja Ampat lebih maju dan sejahtera.

Hasan Makasar mengatakan, dirinya dan pasangannya, Yoris Rumbewas, akan melakukan perbaikan ekonomi masyarakat sebagai salah satu fokus ke depannya.

“Salah satu fokus utama kita yakni, bagaimana perekonomian itu bisa berada di angka maksimal. Kami melihat hampir 10 tahun ini pertumbuhan ekonomi tidak terlalu baik atau meningkat,” kata Hasan Makasar.

Selain itu, kata Hasan, potensi wisata Raja Ampat juga menjadi salah satu fokus utama karena Raja Ampat ini sudah terkenal hingga ke Mancanegara.

“Meski begitu, kami melihat pengelolaan Raja Ampatmasih sangat perlu diperbaiki lagi karena belum memberikan efek yang maksimal bagi masyarakat, khususnya masyarakat bawah,” katanya.

Hasan mengungkapkan, Raja Ampat itu adalah kabupaten kepulauan yang terdiri dari 117 kampung.

“Nah konsep kita ke depan jika dipercaya memimpin Raja Ampat yakni, percepatan membuat kampung-kampung wisata. Jadi perputaran ekonomi di kampung-kampung itu bisa maksimal,” ungkapnya.

Pembuatan kampung wisata yang dimaksud, ujar Hasan, akan dibuat sesuai dengan kultur, budaya dan kebiasaan hingga mata pencaharian warga setempat.

“Kampung-kampung wisata tersebut akan menyesuaikan dengan mara pencarian warga setempat, misalkan nelayan, maka akan kita buat kampung wisata berbasis nelayan. Begitupun jika masyarakatnya mayoritas petani, maka kita akan buat konsep wisata agrowisata,” ujarnya.

Hasan juga menyoroti Waisai sebagai ibukota Raja Ampat, yang selama ini hanya menjadi tempat transit saja, sehingga perputaran ekonomi tidak maksimal.

“Bahkan ada yang sudah tidak singgah lagi, dari Sorong langsung ke pulau-pulau. Nah, ini yang ke depan kami akan benahi. Uang itu baru beredar kalau orang tinggal dan nginap,” jelasnya.

“Ke depan, Waisai sebagai ibukota harus memegang peranan penting, kita akan tata kotanya sehingga menarik dan membuat wisatawan mau tinggal dan nginap di sini, sehingga bukan hanya menjadi daerah transit,” katanya.

Selain itu, urai Hasan, dirinya juga ingin membuat para pemuda yang ada di Raja Ampat bisa lebih berkembang dari sisi ekonomi dan tentunya adalah membenahi sistem pendidikan.

“Saya ini kan guru, jadi tentunya salah satu yang menjadi perhatian adalah sektor pendidikan. Kami punya konsep Bekerja, Melanjutkan dan Berwirausaha (BMB) ini yang menjadi salah satu fokus kita kepada sekolah-sekolah SMK. Intinya, kita punya perencanaan pendidikan ke depannya untuk Raja Ampat,” pungkasnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646