0%
logo header
Senin, 19 Januari 2026 22:36

Dari Ruang Ngopi ke Medan Kebijakan: Pemuda Buteng Siap Kawal Janji Pembangunan

Redakasi
Editor : Redakasi
Karang Taruna Desa Lagili bersama pimpinan organisasi pemuda dan peserta Ngobrol Pikiran "Ngopi"
Karang Taruna Desa Lagili bersama pimpinan organisasi pemuda dan peserta Ngobrol Pikiran "Ngopi"

REPUBLIKNEES.CO.ID, BUTON TENGAH – Karang Taruna Desa Lagili mengawali tahun dengan menggelar kegiatan “NGOPI” (Ngobrol Pikiran), Sabtu (17/1/2025). Forum diskusi terbuka ini dirancang sebagai wadah bagi pemuda dan masyarakat untuk merumuskan gagasan dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Buton Tengah di tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Benteng di Desa Lagili ini menghadirkan sejumlah tokoh pemuda dan perwakilan organisasi kepemudaan. Mereka membahas berbagai isu strategis daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga peran pemuda dalam mengawal kebijakan.

Amrin Lamena, Ketua Pemuda Lingkar Mastim, dalam pemaparannya menekankan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi. “Infrastruktur dasar seperti jalan dan pelabuhan sangat menentukan kelancaran aktivitas dan sektor unggulan. Tantangan geografis kepulauan Buton Tengah membutuhkan perencanaan matang dan peran aktif masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan,” ujarnya.

Dari sisi ekonomi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Buton Tengah, Arman, menyoroti potensi besar di sektor pariwisata, kelautan, dan perikanan. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi potensi tersebut melalui program pemberdayaan dan penguatan UMKM. “Generasi muda memiliki peluang besar terlibat dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal,” kata Arman.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Buton Tengah, Sofyan Saliwu, mengangkat isu kualitas SDM. Ia mengutip Data Buton Tengah dalam Angka Tahun 2025 dari Badan Pusat Statistik yang menunjukkan posisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Buton Tengah yang memprihatinkan di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Ini tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Perlu peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan melalui kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, dan pemuda,” tegas Sofyan. Ia juga mengapresiasi langkah Bupati dalam mendatangkan program strategis kementerian dan membangun simpul ekonomi baru untuk mendukung visi pembangunan lima tahun ke depan.

Dedi Ferianto, Tokoh Pemuda Lagili, menambahkan bahwa pengembangan SDM adalah kunci utama menunjang visi-misi Bupati. “Pembangunan fisik harus beriringan dengan pembangunan manusia agar manfaatnya maksimal dan berkelanjutan. Investasi serius di pendidikan dan pelatihan keterampilan mutlak diperlukan,” jelasnya.

Melalui forum NGOPI ini, Karang Taruna Desa Lagili berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif, semangat kolaborasi, dan partisipasi aktif pemuda dalam menjawab tantangan pembangunan daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan Buton Tengah yang lebih maju dan berkelanjutan.

Penulis : andYsaliwu
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646