REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) RI, Teuku Riefky Harsya komitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kota Makassar agar terus tumbuh dan berkembang.
Tujuannya guna menyatukan visi dan upaya bersama dalam mendukung ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru (new engine of growth) di tanah air.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang telah membuka ruang diskusi sekaligus memberi harapan baru bagi geliat ekonomi kreatif di Kota Makassar.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
“Alhamdulillah, Pak Menteri memberikan banyak harapan dan program konkret untuk mendukung kegiatan teman-teman ekonomi kreatif di Kota Makassar. Ini adalah sesuatu luar biasa bagi pelaku ekonomi kreatif,” ujar Munafri.
Hal itu disampaikan Munafri usai mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, bertemu para pelaku konten kreator di di kapal Pinisi Anjungan Pantai Losari, Makassar, Selasa (22/4/2025) malam.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung sektor ekonomi kreatif di Makassar.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
Mantan Bos PSM Makassar itu menegaskan bahwa dukungan Menekraf menjadi motivasi dalam membakar semangat bagi para pelaku usaha kreatif di Kota Daeng.
“Kami optimistis, dengan sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, Makassar bisa tumbuh menjadi gudang usaha dan industri ekonomi kreatif,” tutur Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu menambahkan bahwa kota yang dipimpinnya ini semakin menunjukkan potensinya sebagai pusat ekonomi kreatif di Kawasan Indonesia Timur.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Beragam UMKM dengan produk inovatif seperti ramah lingkungan, makanan kuliner yang sudah tersedia, hingga kerajinan unik, sebagai contoh nyata kreativitas yang berkembang pesat.
Dalam upaya memperkuat dan mengembangkan potensi ini, ia menekankan pentingnya ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan agar menjadi episentrum dari industri dan ekonomi kreatif.
“Ini adalah suatu penyemangat bagi kegiatan ekonomi kreatif. Kami berharap, ke depan Makassar tak hanya jadi pusat bisnis dan perdagangan, tetapi juga menjadi episentrum ekonomi kreatif yang produktif dan berkelanjutan,” tutupnya.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Sedangkan, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, memaparkan grand design pengembangan ekonomi kreatif serta sejumlah tantangan utama yang telah diidentifikasi dalam pembangunan ekonomi kreatif. Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif terus dikembangkan.
“Saat ini, komitmen pemerintah pusat untuk teeus mendorong peningkatan dan pengembangan ekonomi kreatif didaerah,” katanya.
Ia menyatakan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pelaku ekonomi kreatif. Termasuk potensi yang dimiliki Kota Makassar.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Di Makassar kan banyak potensi. Kita harap ini bisa menjadi langka awal kerjasama antara pemerintah pusat dn daerah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Makassar,” tutupnya. (*)
