REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gowa Masa Khidmat 2026-2031.
Husniah menekankan bahwa fokus program yang akan dilaksanakan yakni memakmurkan masjid hingga jamaahnya. Khususnya, selama pelaksanaan bulan suci Ramadan. Upaya ini pun menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah daerah dan DMI Gowa di tahun ini.
“Ada 3.000-an masjid dan mushollah yang ada di Gowa. Melalui program pemerintah dan DMI yang kita kolaborasikan, kita harus menjadikan penduduk Gowa bukan hanya berkumpul di masjid untuk salat atau berdakwah, tapi juga tempat silaturahmi dan membangun ekonomi umat demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, usai dilantik di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, kemarin.
Baca Juga : Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, 49.209 KK di Makassar Nikmati Iuran Sampah Gratis
Ia menjelaskan, DMI merupakan wadah yang bisa dimanfaatkan bersama untuk masyarakat dan masjid itu sendiri. Salah satunya yakni membuat amal usaha agar dalam pengelolaan masjid bisa terus dilakukan dan berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami tadi sudah dilantik, saya yakin orang didalamnya memiliki ilmu yang mumpuni untuk memakmurkan masjid yang berdampak terhadap masyarakat kita. Kami yakin kolaborasi pemerintah dan DMI akan terlaksana dengan baik,” jelasnya.
Ia berharap, DMI dan pemerintah mampu terus berkolaborasi serta melek terhadap program pemerintah, termasuk program pengentasan kemiskinan, sehingga organisasi tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Baca Juga : Setahun SAR-Kanaah Nakhodai Sidrap, Sebanyak 87,7 Persen Warga Puas dengan Kinerjanya
Sementara, Ketua DMI Sulawesi Selatan, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki menyampaikan bahwa DMI hadir untuk memakmurkan masjid dan jamaahnya. Sehingga, diharapkan kepengurusan DMI Gowa yang baru dapat memperkuat kolaborasi dan fokus pada pengembangan fungsi masjid, baik dalam bidang sosial maupun ekonomi.
“Paling utama adalah memperhatikan manajemen masjid yang transparan agar pengelolaan masjid bisa terlaksana dengan baik. Ini tugas kita semua selaku DMI, dan data base masjid harus ada per-kabupaten, mulai dari desa hingga kelurahan,” sebutnya.
Ia juga mengimbau agar DMI Gowa mulai mempersiapkan seluruh masjid yang ada dalam menyambut Bulan Suci Ramadan. Sebab, di bulan tersebut merupakan bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim.
