0%
logo header
Kamis, 16 Juni 2022 18:20

Dinas Peternakan Gowa Pastikan Kondisi Hewan Kurban Bebas PMK

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Petugas kesehatan hewan Disnakbud Gowa lakukan pemeriksaan hewan kurban di salah satu perternak. (FOTO. Disnakbun Gowa)
Petugas kesehatan hewan Disnakbud Gowa lakukan pemeriksaan hewan kurban di salah satu perternak. (FOTO. Disnakbun Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Gowa memastikan kondisi hewan kurban yang siap dikurbankan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang rutin kami lakukan seputar kesehatan gigi, kuku, mata dan mulut,” kata Dokter Hewan Disnakbun Gowa drh Widodo, Kamis (16/06/2022).

Selain itu, termasuk upaya-upaya melakukan perlindungan kesehatan ternak dari penyakit hewan berupa PMK (penyakit mulut dan kuku) serta jenis penyakit lainnya seperti Antraks.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

Ia mengungkapkan, sebelum melakukan pemeriksaan, pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi tentang PMK dan penyuluhan kepada para peternak untuk tetap menjaga kesehatan ternaknya khususnya yang akan dijadikan hewan kurban.

“Jadi kami sudah mengunjungi peternak baik peternak yang skala besar maupun kecil di seluruh desa di kecamatan-kecamatan. Hal ini kita lakukan agar ada upaya para peternak untuk menjaga kesehatan ternaknya yang siap dijual ke masyarakat, utamanya rutin memberikan vitamin,” ujarnya.

Ia pun memastikan seluruh hewan ternak yang akan dikurbankan, seperti sapi dan kambing tergolong sehat.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Meski PMK merebak di Pulau Jawa dan pulau besar lainnya, namun dirinya mengklaim di Kabupaten Gowa masih aman dari PMK.

“Kami sudah memeriksa ribuan sapi dan kambing di Gowa dan alhamdulillah kami belum dapati adanya indikasi penyakit menyerang. Semoga semua ternak dalam kondisi sehat. Kami telah turun memeriksa sapi-sapi baik kesehatan gigi, lendir di hidung, kondisi dubur dan kuku, dan mata sapi harus terlihat cemerlang, ” kata drh Widodo.

Sebelumnya, menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2022, Pemerintah Kabupaten Gowa mulai mempersiapkan ribuan sapi yang siap dan kurban.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

Melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnak) Kabupaten Gowa, pihaknya telah melakukan pendataan hewan ternak yang siap dikurbankan, baik pada jenis sapi, maupun kambing.

Kadis Peternakan dan Perkebunan Gowa Suhriati menyebutkan, pada Hari Raya Idul Adha tahun ini pihaknya menyiapkan sekitar 6.684 ekor sapi dan 879 ekor kambing.

Jumlahnya pun mengalami kenaikan, jika dibandingkan dengan stok di 2021 lalu yang hanya 6.277 ekor untuk sapi dan 789 ekor kambing 789 ekor.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

“Jadi ada kenaikan stok 6,43 persen untuk sapi dan kambing 6,33 persen. Untuk keseluruhan populasi sapi di Kabupaten Gowa kami mencatat sekitar 14.000 ekor tersebar di 18 kecamatan dari 14 peternak yang menjadi binaan Disnakbun Gowa,” ujarnya.

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646