0%
logo header
Sabtu, 13 Agustus 2022 11:24

Dipicu Sengketa Lahan, Dua Pria Lansia di Gowa Terlibat Duel Maut, Satu Orang Tewas

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ilustrasi penganiayaan menggunakan Senjata Tajam. (Istimewa)
Ilustrasi penganiayaan menggunakan Senjata Tajam. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dua pria Lansia Di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terlibat duel maut, satu diantara tewas bersimbah darah akibat luka serius dari sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

Duel maut itu terjadi di Kampung Tebbakang, Dusun Julupamai Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng, pada hari Jumat (12/8/22) sekitar Pukul 07.30 Wita.

Diduga duel maut itu dipicu persoal Sengketa Lahan, antara keduanya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

Korban yang meninggal dunia diketahui berinisial A-M (70), sementara lawannya yang menjadi pelaku pembunuhan adalah J-N (70).

Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh, yang dikonfirmasi terkait duel maut itu membenarkan perihal duel maut yang menewaskan satu orang dengan luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

“Jadi jumat pagi tadi benar telah terjadi duel maut antara dua lansia, namun naas satu orang diantaranya meninggal dunia berinisial A-M dengan luka serius akibat sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya,” ungkap Hasan Fadly, Plt Kasi Humas Polres Gowa.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Plt Kasi Humas Polres Gowa, menjelesakan kronologi kejadian tersebut, dimana pada saat itu korban A-M mendatangi rumah pelaku J-N menggunakan sepeda motor.

“Kemudian A-M tiba tiba berhenti didepan rumah pelaku J-N sambil mengucapkan kata-kata yang memancing pelaku J-N keluar dari rumahnya dan kemudian menuju ke korban.”Jelas Hasan Fadly.

“Sempat terjadi adu mulut antara keduanya, namun karena sudah tersulut emosi, korban mencoba menarik senjata tajamnya yang di simpan di pinggang. Sempat terjadi baku hantam antara keduanya, namun naas nya, pelaku yang juga memiliki senjata tajam lebih lihai menggunakan senjata tajam hingga korban tewas bersimbah darah,” sambung Hasan Fadly.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

Perwira polisi berpangkat AKP itu menambhakan, setelah korban tumbang, pelaku kemudian masih menikam korban beberapa kali.

Setelah menganggap korban sudah tewas, pelaku kemudian meninggalkan korban dan menuju Polres Gowa untuk menyerahkan diri.

Warga yang menyaksikan peristiwa itu, lansung membawa korban ke rumah sakit Syech Yusuf, namun sayangnya, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

Dalam kejadian tersebut, Polisi mengamankan barang bukti 1 buah motor milik korban dan sebilah senjata tajam yang digunakan pelaku melakukan aksinya.

“Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan dan proses hukum yang berlaku di Mako Polres Gowa.”tutup PLT kasi Humas Polres Gowa.

Sementara itu, Korban telah di makamkan pihak keluarga di TPU Desa setempat, dihadiri kerabat dan keluarga korban. (*)

Penulis : Al-Ghifari (Warga Kabupaten Gowa)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646