0%
logo header
Selasa, 23 November 2021 19:50

Disdik Sulsel Bekali Pelajar SMA di Takalar Cara Bermedia Sosial yang Baik

Workshop cara menggunakan Sosial Media yang baik oleh Dinas Pendidikan Sulsel diikuti Pelajar SMA di Hotel Pantai Bintang Galesong Takalar, Selasa (23/11/2021).
Workshop cara menggunakan Sosial Media yang baik oleh Dinas Pendidikan Sulsel diikuti Pelajar SMA di Hotel Pantai Bintang Galesong Takalar, Selasa (23/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR – Dalam rangka membekali generasi muda untuk bermedia sosial yang benar dan bijak. Khususnya pada pelajar jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel menggelar workshop sosial media.

Menurutnya, penggunaan sosial media secara bijak, harus ditanamkan sejak dini, khususnya bagi kalangan pelajar. Karena itu, kegiatan tersebut penting untuk dilakukan.

Workshop yang berlangsung di Hotel Pantai Bintang Galesong, Takalar ini digelar selama tiga hari atau sejak 22 hingga 24 November 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat, mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Fais mengatakan, workshop ini diikuti kurang lebih seratus pelajar dari perwakilan berbagai SMA Se Kabupaten Takalar. Antara lain, UPT SMA 11 Takalar, SMA Islam Patani, SMA 7 Takalar, UPT SMA 4 Takalar, dan UPT SMA Negeri 13 Takalar.

“Workshop ini dilaksanakan agar para pelajar SMA di Kabupaten Takalar, lebih bijak dalam menggunakan sosial media. Apalagi, hampir semua pelajar memiliki akun media sosial,” katanya, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, hampir semua pelajar telah memiliki akun sosial media. Mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, dan lainnya. Sehingga, sangat penting mengajarkan mereka agar lebih bijak bersosial media.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

Selain itu, lanjut Fais, banyak sekali informasi hoax yang bertebaran di sosial media. Karena itu, workshop ini juga diharapkan bisa melindungi generasi muda kita dari informasi yang sifatnya hoax.

“Jangan sampai, generasi muda kita menjadi korban hoax, atau pelaku penyebar hoax. Ini juga kita bahas di workshop ini,” imbuhnya.

Adapun pemateri yang dihadirkan pada workshop ini dari berbagai bidang keilmuan. Seperti hukum, IT, desain konten, hingga jurnalis. (Rhy)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646