0%
logo header
Sabtu, 02 November 2024 17:38

Dispora Kaltim Siapkan Generasi Atlet Melalui Pengenalan Beragam Cabang Olahraga

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Juanda. (Dok. Republiknews.co.id / Nr)
Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Juanda. (Dok. Republiknews.co.id / Nr)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SAMARINDA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk meningkatkan minat dan partisipasi masyarakat dalam bidang olahraga. Langkah ini dianggap vital untuk regenerasi atlet daerah dalam menghadapi tantangan kompetisi di tingkat nasional dan internasional.

Juanda, Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, mengungkapkan bahwa untuk menumbuhkan minat olahraga, penting untuk terlebih dahulu memperkenalkan berbagai cabang olahraga kepada masyarakat.

“Pendekatan yang kami lakukan bersifat berjenjang. Kami ingin membuat masyarakat menyukai olahraga terlebih dahulu, sehingga mereka secara alami akan berprestasi,” ucapnya pada Sabtu (02/11/2024).

Baca Juga : INDEX Samarinda 2025 Kembali Digelar, Puluhan Brand Ternama Ramaikan Pameran

Ia menegaskan bahwa meskipun biaya awal yang dikeluarkan untuk olahraga mungkin terlihat tinggi, upaya tersebut sangat penting untuk membangun kecintaan masyarakat terhadap aktivitas fisik.

“Saat masyarakat sudah menemukan hobi dalam olahraga tertentu, biaya atau kendala lainnya tidak lagi menjadi halangan. Kecintaan mereka akan mendorong untuk terus terlibat,” ujarnya.

Dalam konteks pembinaan olahraga di Kaltim, Juanda merinci bahwa KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) menyelenggarakan kejuaraan sebanyak dua kali setahun, termasuk Kejuaraan Daerah untuk junior dan senior yang juga diikuti oleh Kejuaraan Nasional.

Baca Juga : Wali Kota Cup 2025 Bangkitkan Gairah Basket Samarinda, Fokus Ciptakan Talenta Muda

“Untuk KONI, setiap tahun terdapat dua kali penyelenggaraan untuk cabang olahraga, yaitu Kejurda Junior dan Senior, serta Kejurnas. Sementara itu, KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) hanya melaksanakan kegiatan olahraga tradisional sekali dalam dua tahun,” jelasnya.

Juanda juga menyebutkan Festival Olahraga Nasional (Fornas) sebagai salah satu agenda besar KORMI, yang lebih mengedepankan partisipasi daripada prestasi.

“Keberhasilan dalam olahraga masyarakat tidak diukur dari medali yang didapat, melainkan dari banyaknya peserta yang terlibat. Jadi, jika banyak masyarakat yang berpartisipasi, itu merupakan indikator keberhasilan,” tegasnya.

Baca Juga : Dispora Kaltim Siapkan Pemilihan Duta Olahraga 2024 untuk Dorong Semangat Generasi Muda

Ia juga menekankan bahwa tingginya partisipasi dalam berbagai cabang olahraga, baik modern maupun tradisional, akan menjadi dasar yang kuat untuk regenerasi atlet di Kaltim.

“Melalui peningkatan jumlah peserta di setiap kejuaraan, kita bisa melihat bahwa olahraga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kaltim,” tutupnya. (ADV / Dispora Kaltim)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646