REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil meraih penghargan Event Preloved For Charity untuk UMKM Penyitas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mendorong pemberdayaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) penyitas. Salah satunya kepada UKM Pengrajin Sutera di Kabupaten Gowa.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina kepada Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, di sela-sela Semarak Hari Kartini 2025 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
Tenri Indah mengaku, TP PKK Gowa bersama jajaran selalu berkomitmen dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan pemberdayaan dan pengembangan di sektor UMKM. Salah satunya melalui Event Preloved For Charity beberapa waktu lalu. Di mana hasil dari preloved tersebut diberikan kepada UMKM-UMKM Penyintas yang tersebar di Sulawesi Selatan, khususnya bagi pelaku UMKM perempuan.
“Alhamdulillah hari ini Gowa meraih penghargaan dari TP PKK Sulsel. Ini tentu berkat kerjasama dan sinergitas yang terjalin. Kami bangga karena mampu ikut berkontribusi dalam memajukan dan mengembangkan UMKM di Sulsel melalui event tersebut,” ungkapnya usai menerima penghargaan, Rabu (30/04/2025).
Ia berharap, UMKM di Gowa menjadikan penghargaan ini sebagai dorongan untuk lebih kreatif. Pasalnya dengan selalu berkreasi akan meningkatkan pendapatan mereka, yang secara tidak langsung akan mengangkat nama Gowa di kancah yang lebih luas.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
“Semoga ini menjadi motivasi bagi UMKM kita terlebih bagi komunitas perempuan, sehingga momentum peringatan Hari Kartini ini dapat dimaknai sebagai hal positif yang tentunya berdampak baik terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Pada Peringatan Hari Kartini ini juga diserahkan penghargaan kepada beberapa perempuan inspiratif, salah satunya masyarakat Kabupaten Gowa yakni Karmila yang merupakan guru mengaji selama puluhan tahun yang memberikan pembinaan kepada anak-anak.
“Pesan saya kepada perempuan-perempuan jangan menyerah dengan keadaan sekarang. Menjadi seorang guru mengaji bukan lagi berbicara penghasilan karena itu tanpa gaji. Saya merasa ini pengabdian yang perlu keikhlasan dan yang paling penting adalah bersyukur serta menjadi bermanfaat bagi orang sekitar apalagi anak-anak yang menjadi generasi masa depan,” kata Karmila.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Sementara, Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina menyampaikan bahwa peran perempuan dan ibu adalah sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ia mengingatkan agar para ibu bisa memperhatikan tumbuh kembang anak yang nantinya akan menjadi generasi masa depan daerah.
“Seluruh PKK harus aktif dalam mendukung dan memberikan edukasi kepada sesama perempuan khususnya seorang ibu untuk memperhatikan tumbuh kembang anak terutama pemberian imunisasi lengkap,“ jelasnya.
Lebih lanjut kegiatan ini mengangkat tema “Aksi Nyata Perempuan Tangguh” sekaligus mengapresiasi peran strategis perempuan dalam pembangunan serta mendorong lahirnya aksi-aksi nyata yang memperkuat kiprah perempuan di berbagai bidang kehidupan.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Mari menghidupkan semangat Kartini, dengan belajar, berkarya dan ikut serta dalam kemajuan bangsa,” ajaknya.
