0%
logo header
Selasa, 04 November 2025 15:32

DPMD Kukar Sambut Studi Tiru PKK Dangin Puri Kauh Denpasar, Perkuat Kolaborasi Antar Desa

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Pemberian Cinderamata Kepala DPMD Kukar, Arianto Kepada Tim Penggerak PKK Desa Dangin Puri Kauh, Kota Denpasar, Provinsi Bali. [IST]
Pemberian Cinderamata Kepala DPMD Kukar, Arianto Kepada Tim Penggerak PKK Desa Dangin Puri Kauh, Kota Denpasar, Provinsi Bali. [IST]

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto, menghadiri jamuan makan malam dalam rangka menyambut kunjungan Tim Penggerak PKK Desa Dangin Puri Kauh, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Acara berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Selasa (04/11/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembuka rangkaian studi tiru yang dilaksanakan di Desa Lodur Ilir, Kecamatan Loa Janan, pada Rabu (05/11/2025). Rombongan yang berjumlah 44 peserta itu terdiri atas kepala desa, perangkat desa, lembaga masyarakat, PKK, karang taruna, dan pendamping desa.

Dalam sambutannya, Arianto menyampaikan apresiasi kepada rombongan dari Denpasar yang datang jauh-jauh untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan desa di Kukar. Ia menilai kunjungan ini sebagai wujud nyata kolaborasi antardaerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : DPMD Kukar Dorong Lembaga Kemasyarakatan Jadi Motor Partisipasi Desa

“Kegiatan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga ruang saling belajar. Kami menyambut baik kunjungan dari Desa Dangin Puri Kauh karena ini kesempatan untuk berbagi praktik baik dalam pembangunan desa,” ujar Arianto.

Kunjungan tersebut difokuskan pada studi tiru penerapan Desa Digital dan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang telah sukses diterapkan oleh Desa Lodur Ilir. Desa ini dikenal berprestasi di tingkat nasional, dengan raihan Juara III Nasional Tahun 2024 pada kategori inovasi digitalisasi desa.

Menurut Arianto, ketertarikan tim dari Denpasar muncul berkat komunikasi langsung antar kepala desa. Melalui berbagai kanal informasi, mereka mengetahui keberhasilan Desa Lodur Ilir dalam membangun sistem digitalisasi pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat berbasis data.

Baca Juga : Desa Muara Wis Perkuat Layanan Lansia Lewat Program Kolaboratif Sicekatan

“Desa Lodur Ilir punya banyak keunggulan. Selain digitalisasi dan statistik, BUMDes-nya juga aktif mengembangkan inovasi, termasuk pengelolaan sampah dan pemberdayaan ekonomi warga,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Desa Lodur Ilir dikenal dengan harmoni sosialnya. Di desa ini, masyarakat dari berbagai suku seperti Kutai, Banjar, Bugis, Jawa, dan Toraja hidup berdampingan secara damai dan produktif. Hal tersebut menjadikan desa ini contoh dalam pengelolaan sosial dan pembangunan berbasis kebersamaan.

Arianto berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar teknis, tetapi juga mempererat hubungan antarlembaga pemerintahan desa lintas provinsi. Ia menilai pertukaran gagasan dan inovasi semacam ini dapat memperkaya strategi pembangunan berbasis masyarakat.

Baca Juga : BUMDes Loa Sakoh Optimalkan Potensi Ekonomi Desa di Tengah Keterbatasan Modal

“Kami berharap hasil studi tiru ini menjadi inspirasi bagi kedua daerah. Kukar juga bisa belajar dari Denpasar yang lebih maju dalam pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Arianto menegaskan, DPMD Kukar akan terus mendorong kolaborasi lintas daerah sebagai bagian dari penguatan kapasitas desa dan pengembangan jejaring nasional.

“Dari silaturahmi seperti ini, muncul ide, inovasi, dan semangat baru. Kolaborasi adalah kunci untuk membangun desa yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646