REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Tenda untuk Mushallah dibangun Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) di 6 titik lokasi yang ada di Palu, Sigi dan Donggala kini sudah bisa digunakan para pengungsi untuk beribadah.
Pembangunan tenda untuk Mushallah tersebut sudah direncanakan seminggu yang lalu oleh relawan kemanusiaan FTI UMI yang sudah lama berada dilokasi untuk membantu korban bencana, yang akhirnya rampung hingga hari ini.
Zakir Sabara mengungkapkan, tenda yang berukuran 6×6 meter dan masing-masing Mushalla sudah dilengkapi fasilitas penunjang.
Baca Juga : Rukita Ekspansi ke Indonesia Timur, Resmikan Hunian Coliving Modern di Makassar
“Alhamdulillah Tenda berukuran 6×6 meter untuk masing-masing Mushalla sudah dilengkapi fasilitas penunjang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (01/11/2018).
Adapun fasilitas yang akan disediakan dan juga bahan dalam pembangunan tenda tersebut diantaranya :
– Flooring + tripleks 18 mm (20 cm x 6×6 m)
– 1 Set Sound System Portable
– 5 Ball Karpet
– 1 Kipas Angin
– 2 pipa tempat wudhu (Pria & Wanita)
– 1 paket Al Qur’an
– 1 paket Iqra
– 1 paket mukenah dewasa
– 1 paket mukenah anak
– 1 paket sarung shalat
– 1 paket kopiah anak
– Keset
Baca Juga : OJK Kini Libatkan LPS Lakukan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan
Adapun lokasi pembangunan tenda Mushalla yang dilengkapi fasilitas penunjang diantaranya :
1. Petobo (Palu)
2. Lero (Donggala)
3. Lende (Donggala)
4. Panau (Palu)
5. Kadongo (Palu)
6. Pombewe (Depan IAIN – Sigi)
Zakir sabara menambahkan, tim Dosen untuk Program Cuti Dai & Dakwah akan mulai bergerak selama 3 hari (Jumat-Ahad, 2-4 Nov 2018) di enam lokasi pengungsian tersebut.
(Syaiful)
