REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan UPT Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Barembeng, Kecamatan Bontonompo mengambil langkah kongkrit dalam upaya menekan laju inflasi. Salah satunya dengan menyiapkan komoditas cabai melalui Gerakan Tanam Cabai Serentak.
Program ini pula dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-52 di Kecamatan Bontonompo.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan serentak di 24 kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Selatan. Salah satunya Kabupaten Gowa ikut mengambil peran didalamnya.
Baca Juga : Jelang Ramadan, STIA Abdul Haris Makassar Bersama PMI Gelar Aksi Donor Darah
“Hal positif yang dilakukan oleh TP PKK Gowa ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menekan laju inflasi cabe,” ujarnya dalam keterangannya, kemarin.
Gerakan tanam cabai ini menjadi pilihan, sebab diketahui komoditas cabai merupakan penyumbang inflasi terbesar di 2023. Sehingga, pihaknya berharap agar gerakan tersebut mampu digalakkan sampai ke tingkat keluarga dan rumah tangga.
“Karena dengan menanam cabai di setiap keluarga tentunya akan dapat membantu dan meningkatkan ekonomi keluarga,” terangnya.
Baca Juga : Perkuat Stabilitas Pangan di Daerah, Waka DPRD Sulsel Yasir Machmud Apresiasi Peresmian Gudang Pangan Polri
Priska juga mengajak masyarakat Kabupaten Gowa untuk saling mengedukasi dan terus menginspirasi demi kemajuan Kabupaten Gowa kedepannya.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Gowa, Ina Mundoap mengatakan, dirinya bersama jajaran Pokja III PKK Kabupaten menanam 150 bibit cabai.
“Kegiatan ini kami laksanakan juga melibatkan PKK Kabupaten dan Kecamatan serta Dinas terkait dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH),” kata Ina.
Ia berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan hingga ke tingkat desa kelurahan demi peningkatan ekonomi keluarga.
