REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Kabupaten Gowa menjadi daerah percontohan atau piloting program pada Penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM. Dimana program tersebut merupakan salah satu dari program Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia.
“Khusus di Sulawesi Selatan kami prioritaskan di Kabupaten Gowa. Nanti dari Gowa itulah kemudian kita sebarkan, dan kita tularkan ke kabupaten lainnya,” kata Ketua Tim Peneliti Terapan MBKM Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Eko Hadi Sujiono kemarin.
Lanjut Prof. Eko Hadi, pihaknya memilih Kabupaten Gowa sebagai percontohan program ini, karena wilayah tersebut dinilai memiliki topografi, demografi dan geografi yang lengkap. Mulai dari dataran tinggi, dataran rendah dan daerah pantai.
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
“Kabupaten Gowa ini punya potensi sejarah nasional yang sudah lama dikenal secara nasional. Makanya kami ajukan ke Kemendikbud untuk diprioritaskan mendapatkan kegiatan ini,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, program MBKM ini akan memberikan peran kepada mahasiswa dengan bimbingan dosen untuk turun langsung ke kecamatan, desa dan kelurahan melakukan penelitian untuk membantu pemerintah kecamatan maupun desa dan kelurahan dalam mengindentifikasi dan mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Kami berharap ini dapat juga membantu untuk lebih meningkatkan hal-hal yang perlu dikembangkan berdasarkan potensi yang ada di Kabupaten Gowa,” harapnya.
