0%
logo header
Kamis, 11 Desember 2025 23:03

Insiden Pemukulan Waketum DPP KNPI di Musda KNPI Sulsel, Sekjen Desak Polrestabes Makassar Usut Tuntas Pelaku

Rizal
Editor : Rizal
Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara. (Foto: Istimewa)
Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Musyawarah Daerah (Musda) XVI DPD I KNPI Sulawesi Selatan sudah berakhir. Namun, kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Ludikson Sirongiringo di forum yang digelar di Hotel Horison Makassar pada 9 Desember lalu itu belum menemui titik terang.

Untuk itu, Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara menuntut pihak berwajib dalam hal ini Polrestabes Makassar untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

Apalagi katanya, kasus tersebut sudah tertuang dalam laporan resmi bernomor LP/B/2354/XII/2025/SPKT/ Polrestabes Makassar/Polda Sulsel.

Baca Juga : Solid Bergerak, PSI Sulsel Perkuat Aksi Sosial di Makassar

“Kasus ini harus diproses secepatnya. Apa yang dialami kawan kami Dikson merupakan tindak pidana kekerasan,” tegas Almanzo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/12/2025).

Ia menilai insiden pemukulan yang terjadi di forum Rapimpurda dan Musda KNPI Sulsel beberapa hari lalu itu sangat merugikan organisasi.

“Saya kira ini adalah tindak pindana yang harus segera ditangani karena telah menggunakan cara-cara kekekerasan untuk mengintimidasi orang lain,” urainya.

Baca Juga : Rukita Ekspansi ke Indonesia Timur, Resmikan Hunian Coliving Modern di Makassar

Almanzo pun menyayangkan insiden tersebut karena tidak lagi mengedepankan nalar dan intelektual dalam dialektika forum pemuda.

“Intinya, kasus ini harus segera diselesaikan dan para pelaku  dapat diproses secara hukum,” tegasnya.

Menurut Almanzo, baik DPP KNPI, DPD dan OKP yang berhimpun, akan terus memantau dan mengawasi penuh jalannya proses hukum yang sedang berlangsung.

Baca Juga : DPC Gerindra Makassar Pilih Berbagi di Momen HUT ke-18, Sasar Warga Miskin Ekstrem

“Kami juga berharap agar penegakan hukum dapat berjalan sehingga memberikan efek jera bagi setiap tindakan-tindakan kekerasan,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646