0%
logo header
Sabtu, 20 September 2025 23:37

Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa Dorong Inovasi Konservasi Penyu di Pulau Barrang Caddi

Rizal
Editor : Rizal
Program PKM Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa berfokus pada pelestarian lingkungan pesisir dengan menjalin kerja sama strategis bersama Komunitas Lestari Penyu. (Foto: Istimewa)
Program PKM Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa berfokus pada pelestarian lingkungan pesisir dengan menjalin kerja sama strategis bersama Komunitas Lestari Penyu. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan pesisir dengan menjalin kerja sama strategis bersama Komunitas Lestari Penyu.

Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan aksi konservasi penyu di sekitar Pulau Barrang Caddi, Kota Makassar, melalui pendekatan teknologi dan pemberdayaan komunitas.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini bertajuk “Penguatan Aksi Konservasi Berbasis Komunitas Pemuda dalam Mendukung Asta Cita sebagai Negara Maritim dan Menjaga Keamanan Lingkungan di Pulau Barrang Caddi“.

Baca Juga : DPC Gerindra Makassar Pilih Berbagi di Momen HUT ke-18, Sasar Warga Miskin Ekstrem

Melalui asesmen kebutuhan mitra, tim PKM mengusulkan sejumlah inovasi teknologi yang relevan dan aplikatif, diantaranya website berbasis komunitas sebagai platform digital untuk dokumentasi dan kampanye konservasi, yang kini telah hadir dalam bentuk lestaripenyu.org.

Selanjutnya, teknologi hatchery penyu, yakni tempat perlindungan peneluran penyu yang dirancang dengan pendekatan inovatif dan ramah lingkungan.

Inovasi lainnya yang ditawarkan adalah teknologi smart patrol menggunakan senter turtlesafe. Ini merupakan sistem pemantauan konservasi peneluran penyu dengan menggunakan teknologi senter yang aman bagi penyu.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Bibit, Green House dan Kapal Nelayan untuk Warga Bantaeng

Selain pengembangan teknologi, kegiatan ini juga mencakup pelatihan dan pendampingan intensif kepada komunitas lokal agar mampu mengelola dan memanfaatkan inovasi tersebut secara berkelanjutan.

Program ini sendiri melibatkan lima mahasiswa dalam skema Magang-MBKM yang telah berlangsung sejak Juli dan akan berakhir pada Desember 2025 mendatang.

Adapun yang berperan dalam pelaksanaan kegiatan ini diantaranya Muh Ikhsan Idrus, S.Pi., M.Si selaku ketua tim PKM yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi hatchery dan penerapan sistem pemantauan konservasi peneluran penyu.

Baca Juga : Target Selesai Februari Ini, Proses PAW RMS Menunggu Hasil Konsolidasi NasDem Sulsel

Selain itu, Umar Iskandar, S.H., M.H berperan sebagai fasilitator edukasi pemahaman hukum untuk komunitas, serta Hasyrif SY, S.Kom., M.T selaku dosen Universitas Dipa Makassar yang berperan dalam pembuatan dan pendampingan website dasar untuk komunitas.

Tim kembali turun melakukan aksi dan kegiatan lapangan pada Sabtu (20/9/2025) dengan menyelesaikan pembangunan teknologi hatchery peneluran penyu. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 anggota Komunitas Lestari Penyu, 5 mahasiswa magang, serta masyarakat Pulau Barrang Caddi yang turut berpartisipasi aktif.

Ketua Komunitas Lestari Penyu, Rafly, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gelontorkan Rp4 Miliar, Akses Berlumpur di Romang Tangayya Segera Dibeton

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya dukungan inovasi teknologi dan keterlibatan mahasiswa dari Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa. Program ini memberi semangat baru bagi kami untuk terus menjaga kelestarian penyu di wilayah kami,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas lokal, dan pemerintah dalam mewujudkan konservasi laut yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646