0%
logo header
Jumat, 03 Oktober 2025 21:07

Interkoneksi Kian Dekat, Pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula Dapat Dukung Warga

Chaerani
Editor : Chaerani
Pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula dapat dukungan penuh dari warga Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
Pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula dapat dukungan penuh dari warga Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUOL — Masyarakat Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Leok–Tolinggula yang digagas PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi.

Dukungan masyarakat ini menjadi kunci penting dalam memperlancar realisasi proyek strategis yang akan menghubungkan sistem kelistrikan Sulawesi Tengah dengan Gorontalo.

Camat Paleleh, Lukman menyampaikan apresiasinya atas upaya PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan di daerahnya.

Baca Juga : DPC Gerindra Makassar Pilih Berbagi di Momen HUT ke-18, Sasar Warga Miskin Ekstrem

“Kami sangat mendukung pembangunan ini agar kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Pembangunan SUTT juga penting untuk memperkuat jaringan listrik sehingga pasokan lebih stabil dan tidak mudah terganggu,” ujarnya.

Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, M. Arfah Aboe Kasim, menjelaskan jalur transmisi tersebut akan melewati sejumlah kecamatan, yaitu Biau, Momunu, Bokat, Bukal, Bunobogu, Gadung, Paleleh Barat, Paleleh, dan Tolinggula.

“Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan, khususnya di daerah terpencil, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal,” tuturnya.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Bibit, Green House dan Kapal Nelayan untuk Warga Bantaeng

Sosialisasi pembangunan telah digelar PLN di dua lokasi di Kecamatan Paleleh agar seluruh masyarakat terdampak dapat terjangkau. Pada 25 Agustus 2025, kegiatan dilaksanakan di Desa Dopalak untuk delapan desa, dilanjutkan 26 Agustus 2025 di Desa Molangato untuk dua desa lainnya.

Dalam proses pengadaan tanah, PLN memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan melibatkan konsultan, pemerintah desa dan kecamatan, Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta masyarakat terdampak.

“Dengan demikian, seluruh tahapan berlangsung transparan, adil, dan terbuka sehingga memberikan kepastian serta rasa aman bagi masyarakat,” tambah Arfah.

Baca Juga : Target Selesai Februari Ini, Proses PAW RMS Menunggu Hasil Konsolidasi NasDem Sulsel

General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula merupakan langkah penting mewujudkan interkoneksi sistem kelistrikan di Sulawesi, khususnya antara Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

“Interkoneksi ini akan membuat pasokan listrik lebih andal karena sistem antarwilayah saling terhubung. Dengan begitu, cadangan daya bisa saling menopang, gangguan dapat diminimalisir, dan kebutuhan listrik masyarakat serta pelaku usaha di kedua provinsi dapat terpenuhi secara berkesinambungan,” ungkapnya, terpisah.

PLN UIP Sulawesi memandang pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan listrik dan memperkuat pemenuhan energi masyarakat. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi pemerintah daerah, proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan kelistrikan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646