REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR – Bulan suci Ramadhan kembali disemarakkan dengan digelarnya IRMA Ramadhan Fair ke-3, sebuah festival keagamaan dan budaya yang menjadi ajang kreativitas serta syiar Islam bagi masyarakat Kutai Kartanegara.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata Kabupaten Kukar dan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong.
Baca Juga : DPMD Kukar Perkuat Program RT dan Dorong Kesejahteraan Warga Muara Jawa
Festival yang berlangsung di Halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman ini dibuka secara resmi oleh Camat Tenggarong, Sukono, didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, M. Bisyron, Selasa (25/03/2025).
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan rebana, sebagai simbol semaraknya syiar Islam yang menggema di bulan penuh berkah ini.
IRMA Ramadhan Fair pertama kali digelar pada tahun 2023, dan kini memasuki tahun ketiga dengan konsep yang semakin matang dan inovatif. Setiap tahunnya, acara ini berkembang menjadi wadah yang tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, tetapi juga mengakomodasi kreativitas generasi muda dalam mengekspresikan nilai-nilai Islam dalam berbagai bentuk.
Baca Juga : Desa Dorong Perbaikan Layanan: FKP DPMD Kukar Jadi Ajang Penyampaian Tuntutan dan Harapan Desa
Beragam perlombaan diselenggarakan untuk menarik partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Tahun ini, festival menghadirkan berbagai kompetisi menarik, Lomba Habsyi, Fashion Show Busana Muslim, Kreasi Odah Bejual, Mewarnai Anak-Anak, Ranking 1 Islami, Videografi dan Promosi “LPR”, Anak Sholeh, Begerakan Sahur.
Dalam sambutannya, Camat Tenggarong Sukono menyampaikan apresiasi atas inisiatif IRMA Masjid Agung dalam menyelenggarakan festival ini secara konsisten. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa remaja masjid mampu menciptakan ruang kreasi yang produktif dan positif, sekaligus memperluas jangkauan syiar Islam di bulan suci Ramadhan.
“Pemkab Kukar melalui Dinas Pariwisata berkomitmen penuh mendukung kegiatan IRMA Ramadhan Fair yang diinisiasi oleh IRMA Masjid Agung Sultan A.M. Sulaiman Tenggarong. Tahun ini, kami akan disuguhkan pengalaman festival Ramadan yang lebih kaya dan beragam,” ujar Sukono.
Baca Juga : DPMD Kukar Siap Kolaborasi dengan Desa Tingkatkan Mutu Pendidikan Usai Upacara Hari Guru Nasional
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai kebersamaan di bulan Ramadhan, tidak hanya melalui ibadah ritual, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang positif.
“Selain ibadah, ini juga mempererat tali silaturahmi, berbagi makanan dengan yang membutuhkan, serta bergotong royong membersihkan lingkungan adalah contoh nyata bagaimana kita dapat menebar kebaikan dan kebahagiaan di bulan suci ini,” ujarnya.
IRMA Ramadan Fair tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
