REPUBLIKNEWS.CO.ID, MALANG – Jelang libur Natal dan Tahun baru (Nataru), Bupati Malang, H.M Sanusi, mengunjungi delapan Perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Malang, Kamis (16/12/2021). Kunjungan Bupati Malang itu dalam rangka pemberian apresiasi kepada karyawan dimasing-masing Perusahaan.
Delapan perusahaan tersebut antara lain, PT Audi Bio Jaya Walet di Kecamatan Wagir, PT Giri Palma di Kecamatan Dau, PT Aartawena dan PT Bintang Pesona Jagat di Kecamatan Karangploso. Berikutnya PT Otsuka dan PT Randicones serta PT Molindo di Kecamatan Lawang, juga PT Kosmetika Cantika Indonesia di Kecamatan Pakis.
Hadir mendampingi Bupati, Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepanjen Edi Handoyo dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. Juga tampak hadir beberapa jajaran Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Malang.
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
Dalam sambutannya, Sanusi tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berjuang bersama untuk melawan virus Covid-19, sampai saat ini. Sehingga, Kabupaten Malang telah memutuskan turun ke level 1. Terhitung sejak 14 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022 mendatang.
“Artinya, Kabupaten Malang telah memilki kelonggaran untuk berusaha dan berkegiatan”, kata Politisi PDI Perjuangan itu.
Meski demikian, Sanusi tetap meminta kepada seluruh pimpinan tinggi perusahaan agar tetap selalu menjaga dan menginstruksikan kepada para pekerja untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Misalnya memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.
Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL
Sebab, pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan varian baru dapat mengancam kehidupan manusia di seluruh dunia, kapan dan di mana saja, ujarnya.
Bertolak dari hal di atas, Sanusi menegaskan, bahwa tujuan utama kunjungan yang dilakukan untuk memastikan para karyawan dan pengusaha di Kabupaten Malang, tetap kondusif, baik menjelang maupun sesudah tahun baru nanti.
“Kami datang untuk menyapa mereka agar saling mengembangkan dan menjaga kondusifitas di Kabupaten Malang, semoga hubungan antara pengusaha dan pekerja selalu harmoni”, harap pria asal Kecamatan Gondanglegi itu.
Baca Juga : Aset Perbankan di Sulampua Tumbuh 4,26 Persen, Bukukan Rp572,44 Triliun
Terlebih, perusahaan adalah salah satu faktor yang dapat mengembangkan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran, di Kabupaten Malang.
“Semua ini untuk kenyamanan masyarakat Kabupaten Malang, agar tidak ada konflik, karena itu kami hadir untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, menuju kehidupan yang sejahtera”, demikian Bupati Malang. (Asral)
