0%
logo header
Jumat, 02 April 2021 09:27

Jelang Perayaan Paskah, Polres Gowa Tingkatkan Pengamanan di Sejumlah Gereja

Jajaran Polsek Bajeng saat melakukan pengawasan di sekitar gereja jelang perayaan Hari Paskah. (Istimewa)
Jajaran Polsek Bajeng saat melakukan pengawasan di sekitar gereja jelang perayaan Hari Paskah. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Menjelang perayaan Hari Paskah pada Jumat, 2 April 2021 besok sejumlah gereja di Kabupaten Gowa mulai dijaga ketat anggota kepolisian dari jajaran Polres Gowa.

Pengamanan ketat ini juga sebagai bentuk kewaspadaan usai terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makassar pada Minggu (28/3) kemarin.

Beberapa gereja yang mulai dijaga ketat antara lain, Gereja Toraja Jemaat Lakipadada Sungguminasa Cabang Kebaktian Filipi di Dusun Saptamarga, Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng dan Gereja Ratna Meriam,Gereja Zion dan Gereja Pantekosta di Kecamatan Tinggimoncong.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi mengatakan, pihaknya mulai melakukan pengamanan dan patroli di gereja untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah binaannya yang mungkin saja dilakukan oleh pihak atau kelompok tidak bertanggung jawab untuk mengganggu ketertiban dan kondusivitas kehidupan masyarakat.

“Kami melaksanakan sambang untuk pantau wilayah serta koordinasi dan mengajak pengurus gereja, untuk meningkatkan kewaspadaan,” katanya, Kamis (01/04/2021).

Dirinya berharap dengan pengamanan yang dilakukan dapat tercipta kondusifitas keamanan di wilayah hukum Polsek Bajeng tetap terjaga dengan baik serta mengingatkan peran serta masyarakat untuk ikut menjaga wilayahnya masing-masing.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Sementara, Kapolsek Tinggimoncong IPTU Hasan Fadhly mengatakan, selain melakukan pengamanan pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengelola gereja terkait hal-hal yang perlu dilakukan di dalam dan luar gereja saat perayaan hari paskah. Misalnya, cara pemeriksaan di pintu masuk tempat ibadah.

“Dengan mengedepankan sikap humanis dan kewaspadaan, sebelum memasuki tempat ibadah terlebih dahulu ada pemeriksaan barang bawaan dan pendeteksian wajah bagi jemaah dengan membuka masker terlebih dahulu dan setelah identifikasi wajah masker digunakan kembali,” terangnya. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646