REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Menjelang perayaan Hari Paskah pada Jumat, 2 April 2021 besok sejumlah gereja di Kabupaten Gowa mulai dijaga ketat anggota kepolisian dari jajaran Polres Gowa.
Pengamanan ketat ini juga sebagai bentuk kewaspadaan usai terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makassar pada Minggu (28/3) kemarin.
Beberapa gereja yang mulai dijaga ketat antara lain, Gereja Toraja Jemaat Lakipadada Sungguminasa Cabang Kebaktian Filipi di Dusun Saptamarga, Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng dan Gereja Ratna Meriam,Gereja Zion dan Gereja Pantekosta di Kecamatan Tinggimoncong.
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi mengatakan, pihaknya mulai melakukan pengamanan dan patroli di gereja untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah binaannya yang mungkin saja dilakukan oleh pihak atau kelompok tidak bertanggung jawab untuk mengganggu ketertiban dan kondusivitas kehidupan masyarakat.
“Kami melaksanakan sambang untuk pantau wilayah serta koordinasi dan mengajak pengurus gereja, untuk meningkatkan kewaspadaan,” katanya, Kamis (01/04/2021).
Dirinya berharap dengan pengamanan yang dilakukan dapat tercipta kondusifitas keamanan di wilayah hukum Polsek Bajeng tetap terjaga dengan baik serta mengingatkan peran serta masyarakat untuk ikut menjaga wilayahnya masing-masing.
Baca Juga : Pinjaman Daring Masyarakat di Sulampua Naik 41,47 Persen, Bukukan Rp6,60 Triliun
Sementara, Kapolsek Tinggimoncong IPTU Hasan Fadhly mengatakan, selain melakukan pengamanan pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengelola gereja terkait hal-hal yang perlu dilakukan di dalam dan luar gereja saat perayaan hari paskah. Misalnya, cara pemeriksaan di pintu masuk tempat ibadah.
“Dengan mengedepankan sikap humanis dan kewaspadaan, sebelum memasuki tempat ibadah terlebih dahulu ada pemeriksaan barang bawaan dan pendeteksian wajah bagi jemaah dengan membuka masker terlebih dahulu dan setelah identifikasi wajah masker digunakan kembali,” terangnya. (Rhany)
