0%
logo header
Senin, 24 Juni 2024 07:02

Jemaat GPDI Filadelfia Akui Toleransi Beragama di Gowa Sangat Baik

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung GPDI Jemaat Filadelfia Gowa, di Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung GPDI Jemaat Filadelfia Gowa, di Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Gembala Jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Filadelfia Gowa, Jefryedison George Urias Killa menyebut toleransi beragama di Kabupaten Gowa sangat baik.

Hal tersebut diungkapkannya pada pelaksanaan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung GPDI Jemaat Filadelfia Gowa, di Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu.

“Inilah Indonesia, inilah NKRI dan Kabupaten Gowa ini adalah daerah yang memiliki toleransi yang sungguh luar biasa. Kami hadapi 15 tahun kami di tempat ini, kami selalu berkoordinasi bersama dengan camat dan juga lurah, sungguh luar biasa kami tidak merasa terganggu di tempat ini. Kami aman walaupun kami berbeda dengan masyarakat setempat,” ungkapnya, di sela-sela kegiatan, kemarin.

Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah

Tak hanya itu, ia menilai bentuk toleransi tersebut juga terlihat dengan banyaknya masyarakat muslim yang ikut tanda tangan sebagai bentuk persetujuan atas dibangunnya gereja di tempat ini. Sehingga seluruh proses yang ada dapat terlaksana dengan baik.

“Bahkan kemarin masyarakat yang hadir memberikan tanda tangan dukungan semuanya umat muslim dan kami tidak memberi apa-apa buat mereka. Namun mereka memberi persetujuan untuk tempat ibadah kami, itu yang kami ucap syukur,” jelasnya.

Olehnya dirinya mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pemerintah dan masyarakat, khususnya Bupati Gowa yang sangat mendukung pembangunan gereja tersebut.

Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel

“Terima kasih buat waktu dari bapak bupati yang menyempatkan diri dengan segala kesibukan dalam tugas tanggung jawabnya, pemerintah kecamatan dan masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.

Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan kehadiran pembangunan gereja di Kabupaten Gowa ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah menerima hadirnya perbedaan. Menurutnya, apapun suku dan agamanya ketika telah datang ke Gowa maka mereka telah disebut sebagai orang Gowa.

“Hari ini merupakan hari dimana kita terus menunjukkan toleransi di antara kita tanpa melihat latar belakang suku, agama dan lain-lain. Kita adalah orang Gowa yang sampai kapanpun juga terus memegang adat istiadat. Ini juga menunjukkan bahwa orang Gowa itu orang-orang yang menerima hadirnya perbedaan diantara kita semua, meskipun dia orang baru tapi ketika dia sudah makan dan minum air kita maka kita semua bersaudara,” ungkapnya.

Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan

Ia berharap, pembangunan gereja ini berjalan dengan baik dan nantinya dapat digunakan oleh jemaat GPDI Filadelfia Gowa.

“Selamat atas peletakan batu pertama semoga prosesnya berjalan dengan baik, lancar dan sesuai dengan harapan yang ada. Pemerintah Kabupaten Gowa juga sudah berjanji akan memberikan bantuan untuk pembangunan gereja ini,” tutupnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646