REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan JPKP, melakukan pendampingan kepada warga kurang mampu, yang tengah hamil tua untuk mendapatkan fasilitas kesehatan, Rabu (21/08/2019) lalu.
Diketahui, Erni Yanti Karim, yang merupakan warga Jalan Bayam, Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala, Makassar, ini tidak memiliki kemampuan finansial untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas, mengingat usia kandungannya sudah melebihi waktu yang seharusnya melahirkan.
Melihat hal tersebut Ketua JPKP Kota Makassar, Eka Darmawansyah, langsung berkordinasi dengan pihak Puskesmas Mamajang untuk difasilitasi.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Kantongi Sertifikat HGB PLTU Punagaya di Jeneponto
“Kami datang melihat pasien yang sudah lebih dulu datang ke puskesmas, setelah kami lihat beliau (pasien) adalah salah satu peserta BPJS Kesehatan, tapi sudah menunggak hampir 1 tahun lamanya belum dibayarkan, dikarenakan tidak memiliki uang, suaminya tidak bekerja lagi,” kata Eka Darmawansyah.
Melihat hal tersebut, lanjut Eka, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk diberikan kemudahan.
“Alhamdulillah dari pihak Puskesmas Mamajang mau memberikan kebijakan pelayanan melahirkan dan perawatan gratis selama masa perawatan medis,” ujar Eka Darmawansyah.
Baca Juga : Bupati Gowa Ajak Masyarakat Peringati Isra Mi’raj untuk Perdalam Keimanan
“Sekarang ibu Erni sudah melahirkan dengan proses persalinan normal pada hari jumat (23/08/2019) dini hari lalu, bayinya Laki-laki dengan berat badan 3,6 Kg,” ungkapnya, Minggu (25/08/2018).
“Terima Kasih untuk semua jajaran pegawai di Puskesmas mamajang, semoga kebaikan kalian dibalas oleh Allah,” tuturnya sambil mengAmini doanya. (La Saddam)
