REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAPUA — Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon, meninggal dunia pada Senin sore (14/02/2022) sekitar pukul 17.50 WIT.
Kabar duka tersebut diterim redaksi republiknews.co.id melalui pesan singkat WhatsApp.
“Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Bapak Merpati -33 Mayjend TNI Abdul Haris Napoleon dinyatakan meninggal pukul 18.14 Wit di RSUD Dian Harapan Waena Distrik Heram Kota Jayapura – Provinsi Papua karena serangan Jantung sesuai hasil diagnosa Dokter. Mohon doanya agar semua amal baik almarhum diterima di sisi Allah SWT”.
Seperti diketahui, Jabatan Startegis sebagai Kabinda Papua telah dijalani sebanyak dua kali oleh Almarhum.
Pada tahun 2020, Almarhum diganti oleh Brigjen Gusti Putu Danny Nugraha. Namun, pada 26 April 2021 terjadi insiden penembakan KKB yang membuat Brigjen Gusti Putu Danny Nugraha gugur. Lokasi penyerangan itu berada di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Setelah itu, Mayjen Abdul Haris Napoleon kembali dipercaya menjadi Kabinda Papua.
Sebelum memegang jabatan sebagai Kabinda Papua, Abdul Haris bertugas sebagai Pasintel Korem 172/PWY.
