0%
logo header
Rabu, 02 Februari 2022 16:49

Kantor Pertanahan Jeneponto Sertifikatkan 2.972 Lahan di Desa Kalimporo

Redaksi
Editor : Redaksi
Penyuluhan Pensertipikatan Bidang Tanah melalui PTSL, di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Rabu (02/02/2022).
Penyuluhan Pensertipikatan Bidang Tanah melalui PTSL, di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Rabu (02/02/2022).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JENEPONTO — Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jeneponto Irvan Tamrin, kembali membuka kegiatan Penyuluhan Pensertipikatan Bidang Tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Rabu (02/02/2022).

Kali ini kegiatan Penyuluhan berlangsung di Aula Kantor Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, dihadiri puluhan warga terdiri dari Tokoh  perempuan, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda masing-masing perwakilan 7 dusun.

Selain itu turut hadir perwakilan Kodim 1425, perwakilan Polres, perwakilan Kejaksaan, camat Bangkala Andi Patappoi, Kepala Seksi Pengukuran dan Ketua PTSL.

Dalam kesempatan memberikan sambutan, kepala Kantor Pertanahan Irvan Tamrin menyampaikan kebahagiaanya melihat antusias Pemerintah dan Masyarakat Desa Kalimporo dalam menyambut proses pengukuran.

Irvan Tamrin menambahkan bahwa  Kalimporo saat ini menjadi Desa dengan alokasi paling banyak di Kabupaten Jeneponto yakni 2.972 titik lahan yang akan dilakukan pengukuran sekaligus diselesaikan sertifikatnya.

“Alhamdulillah Tim kami yang turun di Desa Kalimporo ini semuanya telah melaui proses sumpah sehingga dalam bekerja Insya Allah maksimal,” ujarnya.

Lebih jauh, Irvan Tamrin turut mengimbau jika dalam proses pengukuran dan pensertipikatan terdapat permasalahan diharapakan kepada masyarakat agar menggunakan pendekatan dialogis atau musyawarah melalui tim BPN sebagai mediator.

“Ibaratnya kami tukang masak, bahannya berasal dari bapak ibu sekalian, jadi kalau bahannya bagus, bersih, halal Insya Allah masakannya juga sehat dan enak,” ujar Irvan Tamrin menganalogikan.

Sementara itu Kepala Desa Kalimporo merasa bersyukur karena desanya menjadi prioritas program pengsertipikatan tanah.

Kepala Desa Kalimporo mengaku, di Desanya sering terjadi permasalahan tanah, tetapi berkat sinergi Kepolisian, TNI dan lainnya sehingga permasalahan tanah dapat diselesaikan dengan baik melalui proses dialogis.

“Alhamdulillah tim BPN di sini menjadi bagian dari keluarga kami di Desa Kalimporo dan akan bekerja secara maksimal untuk mengurangi sengketa tanah di Desa yang kita cintai ini,” ujarnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646