Sementara itu, Kapten kapal perintis Km. Entebe Ekspress, Kezia Julia saat ditemui awak media ditempat penumpang dievakuasi menjelaskan kronologi kejadian hingga kapal karam.
“Saat itu, kapal ingin berlayar ke Bontang, namun saat diperjalanan kami melihat cuaca buruk sehingga kami berinisiatif untuk putar balik. Melihat ombak semakin besar kami memutuskan untuk menurunkan jangkar dan mematikan kapal” ceritanya.
Lanjut dia katakan, melihat kapal yang semakin oleng kami memutuskan untuk mengevakuasi penumpang ke daratan terdekat.
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
“Alhamdulillah semua penumpang selamat, dan berhasil dievakuasi oleh warga setempat” Jelasnya.
Diketahui, jumlah penumpang Kapal Perintis Km Entebe Ekspress sebanyak 126 orang, beberapa diantaranya adalah Bayi dan anak-anak serta lansia.
Saat berita ini dimuat, Evakuasi terus berlanjut dan sebagian penumpang dijemput oleh keluarga yang berdomisili di kabupaten Mamuju Tengah. (Sandi/Fathir)
