0%
logo header
Kamis, 21 November 2019 01:31

Kematian Mahasiswa UMI, Aliansi Masyarakat Bone Akan Gelar Aksi “Mappatettong Siri” di Makassar

Kematian Mahasiswa UMI, Aliansi Masyarakat Bone Akan Gelar Aksi “Mappatettong Siri” di Makassar

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Beredarnya undangan terbuka yang akan dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Bone, mendapat dukungan dari Dewan Adat Bone. Namun, itu ditegaskan sebagai aksi damai.

Undangan aksi itu direncakan akan berlangsung pada, Kamis (21/11/2019) di Kota Makassar, atas kematian Andi Fredi Akirmas (21), mahasiswa Fakultas Hukum UMI angkatan 2016. Aksi solidaritas tersebut diberi nama “Mappatettong Siri”.

Dewan Adat Bone, Andi Baso Bone Mappasissi mengatakan, menyikapi kejadian yang terjadi di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) kelompok masyarakat pemuda Bone berencana melakukan sebuah aksi damai.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

“Saya mendukung keinginan mereka karena aksi tersebut aksi damai, dan bertujuan menyelesaikan masalah ini secara damai,” katanya Rabu (20/11/2019) siang.

Kata dia, orang Bone tidak menginginkan konflik itu, begitupun juga dengan yang lain. Dia meyakini semua pihak menginginkan permasalahan ini tidak berlarut.

“Kami percaya terhadap hukum, dan saya yakin aparat juga bisa memahami permintaan tuntutan ini,” tambahnya.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Kantongi Sertifikat HGB PLTU Punagaya di Jeneponto

Selain itu selaku Tokoh Pemuda Bone, Puang One sapaan karibnya juga menghimbau, masyarakat yang akan melakukan aksi agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang ada.

Kemudian, mengharapkan kepada kelompok pemuda dan mahasiswa agar mampu menyikapi undangan-undangan untuk melakukan aksi, agar tidak terpecah belah di mana aksi tersebut berjalan dengan damai dan kondusif.

“Kita juga menyarankan pemerintah Kabupaten Bone agar bersikap, serta memediasi khususnya pemuda Bone dengan pihak kampus,” pungkasnya. (Sahilatua)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646