0%
logo header
Minggu, 02 Oktober 2022 22:45

Kesehatan Jantung Sejak Dini Perlu Diperhatikan, Gowa Jadi Lokus World Heart Day

Redaksi
Editor : Redaksi
Kabupaten Gowa menjadi lokasi pelaksanaan World Heart Day dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Minggu (02/10/2022). (Dok. Humas Gowa)
Kabupaten Gowa menjadi lokasi pelaksanaan World Heart Day dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Minggu (02/10/2022). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kabupaten Gowa menjadi lokasi pelaksanaan World  Heart Day dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengatakan, dalam perhelatan ini dirinya mengajak agar masyarakat mulai menjaga kesehatan jantung sejak dini. Hal ini perlu mendapatkan perhatian penting, sebab penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi ancaman dunia.

Termasuk merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

“Sehingga dalam peringatan Hari Jantung Sedunia ini diharapkan masyarakat lebih sadar dan mengerti tentang bahaya dan cara mencegah terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah,” katanya saat membuka kegiatan, Minggu (02/10/2022).

Kegiatan ini digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovascular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar bekerjasama Yayasan Jantung Sehat Indonesia Cabang Sulawesi Selatan.

Kamsina menyebutkan, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 17 juta orang di dunia tiap tahunnya meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Sehingga menurutnya, meningkatkan kesadaran tentang penyakit jantung sangat penting tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga untuk orang-orang disekitar.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Lanjut Kamsina, untuk menurunkan beban penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia tidak hanya tugas salah satu pihak, namun peran serta semua lapisan masyarakat.

“Saat ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama-sama untuk menurunkan insidensi dan beban penyakit kardiovaskular dimulai dari langkah yang sederhana yaitu dengan rutin memeriksakan kesehatan jantung melalui pemeriksaan EKG,” lanjutnya.

Olehnya itu, dirinya berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini masyarakat dapat datang untuk memeriksakan kesehatan jantungnya. Memperoleh informasi mengenai penyakit jantung langsung dari dokter ahlinya serta diharapkan masyarakat dapat menyampaikan informasi yang diperoleh kepada sanak keluarga yang lain.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PERKI atas dipilihnya Gowa sebagai lokus kegiatan World Heart Day 2022 ini. Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap kesehatan jantung dalam mendeteksi dini terhadap penyakit jantung,” harapnya.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

Sementara, Ketua PERKI Cabang Makassar dr. Abdul Hakim Alkatiri mengatakan, penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor 1 di dunia. Sehingga bakti sosial seperti penyuluhan kesehatan jantung sangat penting dilakukan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan  kesehatan jantung serta kesadaran akan pentingnya kesehatan jantung,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, di Sulsel dalam 1 hari orang yang mengalami serangan jantung kurang lebih 36 orang. Artinya dalam 1 jam sekitar 1 sampai 2 orang yang terkena serangan jantung. Jika distribusi per kabupaten diyakini bahwa setiap hari 1 kabupaten minimal  1 orang yang mengalami serangan jantung.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

Olehnya itu, dirinya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan jantung, sehingga kedepannya dapat menurunkan kejadian kematian akibat penyakit jantung di masyarakat.

“Kami mengadakan kegiatan ini sehingga kegiatan ini akan meningkatkan layanan. Harapannya mudah-mudahan orang yang mengalami serangan jantung Insya Allah bisa dilakukan tindakan di RS ini karena SDM nya sangat mumpuni,” harapnya. (*)

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646