REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digitalisasi dan integrasi layanan publik. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballrom Makassar Government Center (MGC) Lantai 1, Selasa (3/2/2026).
Mengusung tema “Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik menuju Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan”. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan program antar perangkat daerah dalam mendukung transformasi digital pemerintahan.
Forum dibuka oleh Staf Ahli Pemerintah Kota Makassar, Ahmad Namsum. Ia menegaskan bahwa digitalisasi saat ini telah menjadi kebutuhan strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Perkuat Sinergi untuk Penanggulangan Bencana, Bupati dan Wabup Sidrap Audiensi ke BNPB
Menurut Ahmad Namsum, pemanfaatan teknologi digital berperan penting dalam menciptakan birokrasi yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjalankan transformasi digital pemerintahan yang sejalan dengan kebijakan nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup perubahan pola kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan keamanan informasi, serta integrasi data antar layanan,” kata Ahmad Namsum.
Baca Juga : Perkuat Sinergitas Wujudkan Pembangunan Nasional, Ketua DPRD Sulsel Hadiri Rakornas 2026
Ia menambahkan bahwa salah satu bentuk integrasi layanan publik di Kota Makassar adalah kehadiran Aplikasi Lontara+ sebagai super apps layanan publik daerah.
Sekretaris Dinas Kominfo Makassar, Ismawaty Nur, mengatakan Forum Perangkat Daerah ini menjadi ruang strategis untuk membangun sinkronisasi dan sinergi program Diskominfo dengan seluruh perangkat daerah.
Menurutnya, keselarasan program diperlukan agar perencanaan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan, mendukung visi Kota Makassar, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga : Di Rakornas 2026, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Kesiapan Sulsel Jalankan Program Prioritas Presiden
Forum ini berlangsung dengan diskusi terbuka seputar integrasi layanan, literasi digital, hingga pengembangan SDM dalam proses digitalisasi pemerintahan guna merumuskan program strategis yang menjawab kebutuhan pembangunan dan berdampak nyata di masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan pembicara Kepala Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kementerian Komunikasi dan Informatika Drs Baso Saleh, Perwakilan dari Bappeda Makassar Ibrahim Akkas Mula, serta Tenaga Ahli Digitalisasi Makassar, Cut Meurah Rudi. (*)
