REPUBLIKNEWS.CO.ID, PALOPO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdan Pomanto mengakatan bahwa Konsep Metaverse yang diterapkan Pemkot Makassar, merupakan bentuk dunia baru yang lahir ditengah-tengah perkembangan teknologi dunia.
Hal tersebut diungkapkan Danny Pomanto saat menghadiri diskusi publik dengan tokoh masyarakat, mahasiswa dan warga Palopo, Minggu (21/5/2023) pagi.
Walikota Makassar yang akrab disapa Danny Pomanto itu menegaskan konsep metaverse dapat mencegah polarisasi generasi muda yang dilakukan pihak lain. Konsep metaverse adalah kehidupan riil semua lapisan masyarakat di dunia maya. Baik itu identitas maupun aktivitasnya.
Baca Juga : Surat Memilukan dari Warga Kelaparan di Sinjai Viral, Heriwawan Gerak Cepat Salurkan Bantuan Sembako
“Makassar Metaverse merupakan program yang berteknologi tinggi yang diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik. Sehingga menbuat kebijakan tidak dibutuhkan spekulasi tapi simulasi manfaat kebijakan tersebut,” terang Danny.
Ia menambahkan, konsep metaverse merupakan program pertama di tanah air. Pemkot Makassar saat ini sudah mulai menerapkan konsep tersebut secara simultan. Dimulai dari pelayanan publik.
“Pertama di tanah air. Makassar susah mulai menerapkan metaverse secara bertahap. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat,” ujar Danny.
Baca Juga : Raih Suara 95.8 Persen, Prof JJ Terpilih Kembali Sebagai Rektor Unhas Periode 2026-2030
Ia memaparkan secara singkat jika konsep metaverse paripurna diterapkan, dirinya yakin, kewajiban Pemkot Makassar mampu dilaksanakan dan hak warga setempat diperoleh dengan maksimal. Tanpa terbatas ruang dan waktu. (*)
