0%
logo header
Sabtu, 22 Mei 2021 11:24

Melalui Inovasi “Si Nawaitu”, Pemkot Parepare Berikan Perhatian Kepada ASN yang Sakit

Sekretaris BKPSDMD Parepare Adriani Idrus, mengunjungi salah satu ASN yang sakit di Kediamannya, Jumat (21/05/2021).
Sekretaris BKPSDMD Parepare Adriani Idrus, mengunjungi salah satu ASN yang sakit di Kediamannya, Jumat (21/05/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) terus menunjukkan kepedulian dengan peningkatan pelayanan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melalui pengimplementasian Sistem Layanan Kepegawaian Terpadu (Si Nawaitu), inovasi yang dikembangkan sejak 2019 lalu, BKPSDMD Parepare menyasar sejumlah kediaman ASN yang kini terbaring sakit. Beberapa di antaranya sakit karena dugaan gangguan jiwa, dan terkena stroke.

Dalam kunjungan yang diwakili Sekretaris BKPSDMD Adriani Idrus, dan Kepala Bidang Perencanaan Pemberhentian dan Informasi Aparatur Guntur SH MH, serta Kasubid Profesi ASN Andi Armiani, mereka menyapa, menghibur hingga membantu penyusunan berkas kenaikan pangkat, dan pensiun beberapa ASN yang sudah tidak mampu mengurus berkas atau dokumen kepegawaian yang dimilikinya.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

“Kami sangat terharu melihat semangat mereka. Walaupun sakit, tapi rajin masuk kantor. Seperti Pak Ismail misalnya, ia kena stroke, kakinya mengecil dan berjalan menggunakan tongkat tapi rajin masuk kantor. Kami sarankan untuk pensiun dini karena melihat kondisi kesehatan dan umurnya. Dan dia langsung menangis. Kita juga uruskan kenaikan pangkatnya sekali sebelum pensiun dini,” cerita Adriani, Jumat, (21/05/2021).

Kendati demikian, beberapa ASN yang diusulkan pensiun dini harus tetap melalui pengujian kesehatan oleh tim penguji kesehatan pemerintah daerah.

“Ada juga Bu Atisa, beliau kena gangguan jiwa tapi rajin ke kantor diantar jemput oleh keluarganya. Kalau tidak ada yang jemput, tidak tahu ke mana. Dia sudah tidak mengerti mengenai berkas-berkas kepegawaiannya, jadi kami bantu susun dan rapikan berkas pensiunnya karena sudah memasuki masa pensiun pada September ini,” imbuh Adriani.

Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea

Para ASN yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut kata dia, melakukan pengobatan secara intensif dengan meminum obat secara teratur pada malam hari.

“Adapun PNS yang kami kunjungi adalah PNS pada SKPD Kelurahan Lompoe, Kelurahan Lakessi, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Dinas Pendidikan,” ungkap Adriani Idrus.

Selain program mengunjungi ASN sakit, BKPSDM Parepare juga menggenjot pelayanan pengantaran berkas kenaikan pangkat ASN secara mobile dari kantor ke kantor.

Baca Juga : Kinerja Keuangan Sektor Penjaminan Melonjak 58,77 Persen di Sulampua

“Program pelayanan prima ini merupakan instruksi Bapak Wali Kota sebagai pembina kepegawaian yang mengharapkan pelayanan bagi ASN terus ditingkatkan sehingga antara hak dan kewajiban ASN dapat berbanding lurus,” tandas Adriani Idrus. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646