REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas mengaku kagum dengan konsep layanan publik di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Gowa.
“Kami tentu mengapresiasi karena tidak semua kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan punya MPP. Bukan hanya itu dari sekian kunjungan saya melihat MPP, salah satu MPP yang dibangun dengan baik, melibatkan arsitek hebat adalah Mal MPP Gowa ini,” ungkapnya, saat meninjau MPP Kabupaten Gowa, di Jalan Hos Cokrominoto Sungguminasa, kemarin.
Dalam kunjungannya itu pun Azwar menyaksikan juga seperti apa mekanisme dan tahapan proses layanan yang diberlakukan MPP Gowa kepada masyarakat.
Baca Juga : Minta Pemerintah Kendalikan Harga, Komisi B DPRD Sulsel Pastikan Stok Ayam Pedaging Masih Aman
“Tadi pelayanannya bagus, saya senang karena sudah ada imigrasi, pelayanannya bisa sampai 153 layanan dalam sehari dan pasti ada backoffice ternyata di atas betul, dan saya menyaksikan bagaimana backoffice menyiapkan sistemnya. Ini bahkan bisa dikunjungi dari kabupaten sekitar untuk memanfaatkan layanan Imigrasi di MPP ini,” jelasnya.
Saat ini lanjutnya, pihaknya sedang mempersiapkan MPP berbasis digital dan mendorong seluruh daerah agar mulai mempersiapkan hal tersebut, termasuk di Kabupaten Gowa.
“Inti dari pelayanan publik itu adalah mengintegrasikan pelayanan, jadi pelayanan dari berbagai dinas dijadikan satu di tempat ini. Secara bertahap kita akan tingkatkan layanan terintegrasi secara digital,” harapnya.
Baca Juga : Pengerjaan Jalan Hertasning Tunjukkan Progres Nyata, Warga dan Pengendara Mulai Rasakan Manfaat
Sementara, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku siap untuk menjadi percontohan MPP Digital. Sehingga saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa akan mulai menyiapkan hal-hal yang mendukung MPP berbasis digital itu.
“Gowa akan menjadi salah satu yang ditunjuk oleh Kementerian PANRB menjadi percontohan untuk MPP digital. Jadi kita sudah menyatakan kesanggupan dan bersedia dan Insya Allah Kabupaten Gowa akan menjadi pilot project untuk wilayah Sulawesi, bahkan Indonesia Bagian Timur,” sebutnya.
Ada beberapa variabel yang perlu dilengkapi dalam menunjang terwujudnya MPP Digital. Salah satunya kata Adnan, adalah akses internet yang memadai.
Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah
“Tujuan MPP Digital ini agar semua orang bisa mengakses perizinan tanpa harus datang ke MPP, tapi dari rumah atau dimana saja bisa. Insyaallah itu ada beberapa jenis pelayanan yang dijadikan pelayanan digital dan kita menyatakan siap untuk menjadi percontohan,” tegasnya.
MPP Kabupaten Gowa diresmikan dan mulai beroperasi sejak Februari 2024 lalu, dimana dalam MPP ini melayani 147 layanan yang berasal dari 12 OPD Kabupaten Gowa, 8 BUMN dan BUMD, serta 9 instansi vertikal.
