REPUBLIKNEWA.CO.ID, SAMARINDA – Seorang wanita berinisial H (20) dilaporkan melahirkan di sebuah Posko Ronda tepatnya di Jalan Pasundan, RT 25, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, pada Rabu (07/07/2022) siang.
Nahas, bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru saja dilahirkan oleh H, lahir dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa itu pun akhirnya beredar di media sosial hingga secara cepat mendapatkan respon dari pihak relawan, kepolisian, dan PMI Kota Samarinda guna selanjutnya dievakuasi dan membawa H ke Rumah Sakit.
Baca Juga : INDEX Samarinda 2025 Kembali Digelar, Puluhan Brand Ternama Ramaikan Pameran
Dari informasi yang dihimpun media ini, wanita tersebut merupakan warga asal Adonara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan baru saja tinggal di kawasan tersebut.
Ibu tiri H, yakni Yunita mengaku bahwa putri tirinya itu sebenarnya tidak tinggal di Jalan Pasundan bersama dirinya. Melainkan tinggak di sebuah indekos bersama kekasihnya yang hingga kini ia pun tak tahu alamatnya dimana.
“Dia (H) bukan tinggal dengan kami tapi dia tinggal di kosan dengan pacarnya, baru dua hari ke sini karena mengeluh sakit,” ucap Yunita saat dikonfirmasi awak media.
Baca Juga : Wali Kota Cup 2025 Bangkitkan Gairah Basket Samarinda, Fokus Ciptakan Talenta Muda
Sementara itu, Ketua RT 25, Yuliana menjelaskan bahwa pada peristiwa tersebut terjadi, dirinya tidak berada di lokasi kejadian dan baru mengetahui kabar itu setelah mendapatkan informasi via telepon dari salah seorang warganya.
Usai mendapatkan kabar tersebut, Yuliana lantas mendatangi lokasi yang dimaksud guna memastikan kebenaran informasi itu.
Setibanya di lokasi, ia melihat kondisi korban sudah dalam posisi telentang, sedangkan bayinya telah keluar dari rahimnya dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga : Dispora Kaltim Siapkan Pemilihan Duta Olahraga 2024 untuk Dorong Semangat Generasi Muda
“Tadi saya datang sekitar jam 11.00, saya lihat kepala bayinya sudah keluar tapi posisinya sudah meninggal. Umurnya baru enam bulan jenis kelamin laki-laki,” jelasnya.
Yuliana menguraikan, bahwa awalnya H memang hendak pergi ke Rumah Sakit guna memeriksa kondisi kesehatannya, lantaran sudah merasa tak enak badan sejak malam hari.
“Dia sebenarnya mau ke rumah sakit, tadi sudah pesan gojek, Karena gojek nya belum datang akhirnya dia menunggu di posko, tapi ternyata bayinya keluar duluan,” sebutnya.
Baca Juga : Tingkatkan Prestasi Olahraga Kaltim, Sulaiman Soroti Aspek Pelatih, Wasit, dan Fasilitas
“Saya sebenarnya tidak tahu, karena kan dia datang kesini tidak melapor, tapi ibu tirinya saya kenal karena memang warga saya disini,” sambungnya.
Saat ini, wanita malang itu bersama jasad bayinya telah dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (*)
