REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Miniatur Jembatan Kembar yang merupakan ciri khas dari Kabupaten Gowa dipromosikan pada pagelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2024, di Hall A dan B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdastri) Kabupaten Gowa Sofyan Daud menjelaskan, untuk keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Gowa pada APKASI Otonomi Expo tahun ini menampilkan miniatur Jembatan Kembar.
“Jembatan Kembar ini memang menjadi salah satu icon Kabupaten Gowa, selain Masjid Agung Syekh Yusuf, dan Balla Lompoa. Makanya tahun ini kami bawa untuk diperkenalkan pada seluruh pengunjung pameran ini,” katanya di sela-sela kegiatan, kemarin.
Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah
Lanjutnya, termasuk, sejumlah produk unggulan UMKM binaan Kabupaten Gowa. Bahkan untuk produk-produk yang telah di ekspor.
“Seperti madu, kopi dan markisa. Selain itu juga ada bermacam-macam keripik dari binaan beberapa SKPD Kabupaten Gowa,” ungkap Sofyan.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gowa terus melakukan upaya preventif dalam mengaet investor masuk ke Kabupaten Gowa. Salah satunya dengan ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan skala lokal, hingga nasional.
Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel
Salah satunya pada kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2024. Kegiatan tahunan APKASI ini berlangsung di Hall A dan B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Bupati Gowa yang juga merupakan Sekretaris Jenderal APKASI, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, APKASI Otonomi Expo 2024 ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh APKASI untuk mempromosikan atau memperkenalkan potensi dan produk unggulan daerah untuk menarik minat para investor baik dari dalam maupun luar negeri.
“Kehadiran Gowa pada APKASI Otonomi Expo ini sebagai ajang promosi potensi dan produk unggulan daerah dalam menarik minat investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Gowa sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah serta kesejahteraan para pelaku usaha dan UMKM di wilayah Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
