0%
logo header
Minggu, 06 Maret 2022 17:34

Mukerda Wahdah Islamiyah Soppeng, Ini yang Disampaikan Bupati Andi Kaswadi

Redaksi
Editor : Redaksi
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, bersama peserta Musyawarah Kerja Daerah Wahdah Islamiyah Kabupaten Soppeng, Minggu (06/03/2022). (Istimewa)
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, bersama peserta Musyawarah Kerja Daerah Wahdah Islamiyah Kabupaten Soppeng, Minggu (06/03/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) ke-VII Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiah Kabupaten Soppeng digelar di Aula Kantor BKPSDM Kabupaten Soppeng, Minggu (06/03/2022).

Tema yang diangkat, menguatkan konsolidasi dan meningkatkan kapasitas Institusional berbasis Pendidikan Paripurna menuju visi 2030. Ketua DPD Wahdah Islamiah Kabupaten Soppeng Ustads Ahsan La Ode menyampaikan bahwa semua tingkat lembaga dari Pusat, Wilayah, Daerah dan clCabang berusaha untuk menggapai visi tersebut

“Ini tertuang dalam Renstra Wahdah Islamiyah yang kemudian diurai dengan indikator-indikator yang akan kita capai,” kata Ustads Ahsan La Ode.

Baca Juga : Belajar Pengembangan Sapi Perah, Bupati Soppeng Kunjungi Pasuruan Jawa Timur

Urainya bahwa musyawarah yang diselenggarakan dihadiri seluruh pengurus DPD Wahdah Islamiyyah Kabupaten Soppeng dan seluruh perwakilan pengurus DPC dari Kecamatan yang jumlahnya kurang lebih 45 orang peserta.

Disebutkan pula, beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan yaitu kita telah melakukan workshop penyusunan anggaran dan rencana kerja penyusunan rencana kerja anggaran.

“Kami mencoba untuk mengembangkan Wahdah Islamiyah dan mencoba untuk melakukan pengelolaan organisasi hampir sama dengan Pemerintahan,” katanya.

Baca Juga : LHP LKPD Tahun 2023, Soppeng Raih WTP ke-10

Sementara Wakil DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Selatan Ustadz Ervan Arsyad, Lc. MA. Dalam ssambutannya bahwa Wahdah Islamiyah yang mewadahi 24 DPD Kabupaten dan Kota, akhir-akhir ini disibukkan dengan kegiatan Mukerda, apalagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan.

“Diharapkan dapat melakukan kegiatan yang membangun dan bermanfaat selama bulan suci ramadhan, olehnya itu kami di wahdah Islamiyah selalu siap untuk bersinergi dengan Pemerintah,” harap Ervan Arsyad.

“Saya berharap melalui Mukerja ini dapat merancang suatu kegiatan agar anak kita dapat kembali ke akar budayanya yang tentu tidak bertentangan dengan ajaran Agama kita, serta juga perlu menghidupkan kembali budaya Bugis kepada anak-anak kita,” harapnya lagi.

Baca Juga : Gotong Royong, Wabup Soppeng Hadir di Tengah Masyarakat

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, yang membuka kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Selatan, dari sisi budaya memang sangat tepat jika kita tidak boleh melupakan sejarah budaya dan kita harus bangga mempunyai nenek moyang yang mewariskan segala kebaikannya yang sangat  berhubungan erat dengan apa yang kita perjuangkan saat ini.

“Alhamdulillah, saya melihat Wahdah Islamiyah sangat terbuka dalam hal apapun dan ini perlu dipertahankan,” kata Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.

Lanjutnya bahwa siapapun nantinya yang akan menjadi pemimpin selanjutnya diharapkan untuk membuat program-program yang dapat  membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah walaupun ada beberapa sudut pandang yang berbeda tapi pada hakikatnya tujuan kita sama, begitupun dengan kelompok-kelompok lainnya.

Baca Juga : Buka Acara Ramah Tamah, Wabup Soppeng Lutfi Halide Sebut Pemda Alokasikan Beasiswa Pendidik

Perjuangan kita belum apa-apa, apalagi dengan kondisi kita sekarang dalam menghadapi pandemi yang sangat dinamis dan menurut saya pribadi, sebelum kami melakukan vaksinasi terlebih dahulu kita bertanya-tanya kepada para pakar bahkan kepada ulama tentang apa dampak dari vaksin ini.

Sebutnya bahwa dalam pelaksanaan Mukerda, suatu organisasi mutlak untuk melakukan pertanggungjawaban dalam satu periode organisasi serta membuat program kerja dan melakukan pemilihan pimpinan baru dan melalui mukerda ini diharapkan dapat menghadirkan suatu kesinambungan dan keberlanjutan dalam organisasi Wahdah Islamiyah di kabupaten Soppeng.

“Jika nanti ada kebijakan bahwa kita akan dilarang untuk melaksanakan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan terutama Sholat Tarwih, mungkin saya akan melawan karena alasan saya, kita tidak boleh disamakan dengan wilayah/daerah lain,” ungkap Bupati Soppeng dua periode ini.

Baca Juga : Buka Acara Ramah Tamah, Wabup Soppeng Lutfi Halide Sebut Pemda Alokasikan Beasiswa Pendidik

Dirinya  berharap agar Wahdah Islamiyah turut bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk menghadapi masalah saat ini.

“Jika tidak bisa membantu secara fisik maka doakan kami, semoga di Bulan Suci yang ditunggu-tunggu dapat kita laksanakan tanpa kendala apapun,” tutup Andi Kaswadi Razak.

Penulis : Yusuf
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646