0%
logo header
Jumat, 15 Februari 2019 11:57

Nurdin Abdullah Lantik Bupati-Wakil Bupati Wajo dan Luwu

Gubernur Sulsel membacakan sumpah jabatan pada Bupati-Wakil Bupati Wajo dan Luwu, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (15/02/2019).
Gubernur Sulsel membacakan sumpah jabatan pada Bupati-Wakil Bupati Wajo dan Luwu, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (15/02/2019).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah melakukan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Wajo dan Bupati/Wakil Bupati Luwu Masa Jabatan 2019-2024 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (15/02/2019).

Kepala daerah tersebut yakni, Bupati – Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran serta Bupati – Wakil Bupati Luwu Basmin Mattayang – Syukur Bijak.

“Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya,” kata Nurdin Abdullah.

Baca Juga : Solid Bergerak, PSI Sulsel Perkuat Aksi Sosial di Makassar

Demikian juga, bahwa sebagai bupati-wakil bupati dapat berlaku seadil-adilnya, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya.

Sementara dalam sambutan dan arahannya, NA menyampaikan bahwa mereka yang terpilih adalah pemimpin yang berpengalaman.

10 tahun lalu Basming Mattayang mengakhiri masa jabatan dan Syukur Bijak lima tahun lalu mengakiri masa jabatan sebagai Wakil Bupati Luwu. Sementara Amran Mahmud lima tahun lalu sebagai Wakil Bupati Wajo dan didampingi oleh Wakil Bupati saat ini dari latar belakang usahawan.

Baca Juga : Rukita Ekspansi ke Indonesia Timur, Resmikan Hunian Coliving Modern di Makassar

“Saya mewakili masyarakat menyampaikan selamat kepada Bupati/Wakil Bupati Wajo dan Luwu, istri dan keluarga,” sebut Nurdin Abdullah.

NA menyampaikan beberapa hal, termasuk dunia pendidikan, termasuk untuk pengangkatan kepala cabang dinas untuk mengajak bicara kepala daerah. Hal Ini dalam rangka untuk membangun sinergi bersama. Selanjutnya, SKPD, sebagai pemimpin jika ada program provinsi masuk ke daerah yang belum tentu program daerah

“Saya yakin banyak usulan masyarakat. Ini tentu butuh sinergi dan kemitraan untuk diselesaikan. Dari hari kehari-hari memberikan perhatian, bahwa teman-temab di Pemprov untuk komunikasi dengan teman-teman pimpinan daerah,” ujarnya.

Baca Juga : DPC Gerindra Makassar Pilih Berbagi di Momen HUT ke-18, Sasar Warga Miskin Ekstrem

Daerah harus diberdayakan. Terjadi lonjakan Bantuan Keuangan Daerah dengan daerah diberikan bantuan dalam jumlah yang besar. Tahun ini yang belum dapat, tahun depan akan dapat. Diketahui tahun ini bantuan daerah yang ada Rp300 miliar.

Dia juga menyampaikan kepada para bupati, bahwa coklat yang selama ini menjadi primadona, sudah mengalami masalah, coklat bukan lagi kebanggaan dan menjadi pekerjaan rumah. Bahkan induatri sudah mulai mengimpor coklat. Hal lainnya, soal benih, melalui Mentan dan memberikan respon untuk menjadikan Sulsel sebagai sentra benih coklat.

“Tentu Luwu Raya akan kita sebagaikan sentra pembenihan coklat,” paparnya.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Bibit, Green House dan Kapal Nelayan untuk Warga Bantaeng

Krisis tahun 98 negara-negara maju mengalami krisis, ini justru membawa berkah untuk Sulsel karena adanya komoditas coklat dan kopi serta komoditas lainnya.

Mantan Bupati Bantaeng ini juga menyampaikan Sulsel telah melakukan direct call (pengiriman langsung) keluar negeri dan per Juni mendatang juga dijadwalkan akan dibuka direct flight (penerbangan langsung) ke luar negeri, Yakni Jepang untuk penerbangan kargo dan penumpang.

Hadir juga anggota DPRD RI, anggota DPD RI, Wagub Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, anggota Forkopimda. Wali Kota Palopo, Wali Kota Makassar, Bupati Luwu Utara, Wakil Wali Kota Parepare. (rls)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646