0%
logo header
Senin, 20 Januari 2025 10:08

OJK: Dana Pensiun Sulsel Tumbuh 5,44 Persen, Capai Rp1,61 Triliun

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala OJK Perwakilan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Darwisman (kiri). (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)
Kepala OJK Perwakilan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Darwisman (kiri). (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatatkan perkembangan sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) di Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja positif secara keseluruhan.

Hingga periode Oktober 2024 secara year on year (yoy) terjadi peningkatan yang baik pada sub sektor PPDP. Salah satunya pada realisasi total aset dana yang ada.

“Total aset dana pensiun kita di Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 5,44 persen atau sebesar Rp1,61 triliun,” sebut Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, Senin, (20/01/2025).

Baca Juga : Munafri Arifuddin Pimpin Langsung Misi Bantuan Kemanusiaan Pemkot Makassar ke Aceh dan Sumatera

Selanjutnya, pada sub sektor PPDP lainnya yaitu pada kinerja perusahaan penjaminan juga mampu tumbuh sebesar 6,47 persen, sehingga mencatatkan total penjaminan sebesar Rp735 miliar. Sementara, jika dilihat pada kinerja PPDP di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) juga memperlihatkan peningkatan pertumbuhan yang baik.

Darwisman menyebutkan, pada total aset dana pensiun tercatat sebesar Rp3,76 triliun atau tumbuh 11,99 persen.

“Begitu juga perusahaan penjaminan, dimana outstanding penjaminan tumbuh 14,38 persen dengan nilai mencapai Rp1,03 triliun,” terangnya.

Aset Dana Pensiun Nasional Meningkat 9,10 Persen

Baca Juga : Tawaran Kerjasama Pendampingan Kesehatan Atlet Belum Direspons, KONI Makassar Akui Kecewa dengan Dinkes

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per November 2024 tumbuh sebesar 9,10 persen secara yoy dengan nilai mencapai Rp1,501,25 triliun.

“Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,50 persen yoy dengan nilai mencapai Rp379,36 triliun,” jelasnya.

Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp1,121,88 triliun atau tumbuh sebesar 10,74 persen yoy.

Baca Juga : Lewat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel, Jalan Kota di Sidrap Hingga Tellu Limpoe Sudah Rampung

“Pada perusahaan penjaminan, pada November 2024 nilai aset terkontraksi 0,73 persen yoy dengan nilai Rp46,68 triliun,” terang Ogi.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646