0%
logo header
Jumat, 16 Januari 2026 10:11

OJK Sulselbar Klaim Sektor Jasa Keuangan di Sulampua Terjaga di 2025

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin. (Dok. Istimewa)
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin. (Dok. Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kantor Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) menyebutkan bahwa kinerja sektor jasa keuangan tetap stabil dan tumbuh positif.

Termasuk di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) hingga periode November 2025. Kondisi ini tentunya mencerminkan ketahanan sektor jasa keuangan regional di tengah dinamika perekonomian, serta berbagai tantangan global dan domestik.

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin mengatakan, stabilitas sektor jasa keuangan Sulampua menjadi indikator penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga : Bupati Sidrap Tinjau Sentra Perikanan di Talumae, Sekali Panen Bisa Capai 20 Ton

“Kondisi ini menunjukkan ketahanan sektor keuangan regional yang cukup kuat dalam menghadapi tantangan perekonomian global maupun domestik,” ujarnya, dalam keterangan resminya, kemarin.

Ia menjelaskan, stabilitas tersebut ditopang oleh kinerja yang relatif solid pada berbagai sektor jasa keuangan. Antara lain, perbankan, pasar modal, dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Ketiga sektor tersebut dinilai tetap menjalankan fungsi intermediasi dengan baik, menjaga kepercayaan masyarakat, serta terus memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Muchlasin, perbankan di Sulampua masih mampu mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif, sementara pasar modal dan IKNB berperan dalam memperkuat alternatif pembiayaan serta perlindungan keuangan masyarakat.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

“Peran aktif sektor jasa keuangan sangat penting dalam menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi daerah. Intermediasi yang berjalan baik akan mendorong pembiayaan usaha produktif dan memperkuat ketahanan ekonomi regional,” jelasnya.

OJK Sulselbar optimistis stabilitas sektor jasa keuangan ini akan menjadi modal penting bagi perekonomian Sulampua di 2026 ini. Apalagi, OJK juga terus mendorong sinergi dengan pemangku kepentingan daerah guna memastikan pertumbuhan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

“OJK terus berkomitmen dalam memperkuat pengawasan dan mendorong pengembangan sektor jasa keuangan agar dapat berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646