REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memaparkan total kejahatan yang terjadi di Jakarta sepanjang tahun 2021 tercatat sebanyak 30.124 kasus.
“Secara umum tindak pidana terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya di tahun 2021 ini berjumlah 30.124 kasus, berkurang satu persen,” kata Fadil dalam rilis akhir tahun di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/12/2021).
Fadil mengemukakan pihaknya telah menyelesaikan lebih dari 100 persen kasus sepanjang 2021. Beberapa diantaranya merupakan kasus yang terjadi di tahun sebelumya.
Baca Juga : Bupati Sidrap Tinjau Sentra Perikanan di Talumae, Sekali Panen Bisa Capai 20 Ton
“Kejahatan crime total menurun dan penyelesaian kasus lebih dari 100 persen. Artinya semua kasus yang masuk ke Polda Metro Jaya dapat ditindak lanjuti dengan maskimal,” katanya.
Selama 2021, kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya terjadi 7.968 kali. Angka itu diklaim turun satu persen dari tahun 2020 lalu.
Hal itu diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat rilis akhir tahun di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (30/12/2021).
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
“Kecelakaan turun satu persen atau sejumlah 7.968 kecelakaan dan kerugian kecelakaan lalu lintas turun 2,5 persen atau Rp15,2 Miliar,” ujar Fadil.
Fadil juga mengklaim angka penilangan semakin turun dengan diterapkannya kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Penurunan jumlah tilang sepanjang 2021 ialah 193 ribu tilang atau turun 73,9 persen. Sementara jumlah teguran naik menjadi 490 ribu teguran atau naik 39,7 persen.
Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL
Turunnya angka penilangan yang drastis menunjukan transformasi ETLE berjalan baik.
