REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pasar Induk Minasa Maupa, Kecamatan Somba Opu menjadi percontohan gerakan pasar bersih dari sampah, sebagai bagian dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2025.
Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Syahrul Syahrir mengatakan, kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Sementara di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan di Kabupaten Gowa.
“Kabupaten Gowa terpilih menjadi salah satu dari sembilan kabupaten dan kota di Indonesia yang melakukan aksi bersih sampah ini. Ini tentunya menjadi motivasi bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan yang bersih,” ungkapnya, ungkapnya, di sela-sela Aksi Bersih Sampah, kemarin.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
Dirinya menyebut, aksi bersih ini akan menjadi momentum untuk mewujudkan pasar bersih dengan terus memberikan edukasi kepada pengunjung maupun pedagang. Sehingga diharapkan nantinya akan tersedia bank sampah pasar dengan melakukan pengelolaan sampah organik yang dihasilkan dari pasar tersebut.
“Kegiatan aksi bersih pasar yang kita lakukan bersama pada hari ini menunjukkan kepada kita betapa pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam mengatasi berbagai hambatan dan tantangan yang ada. Kedepan pasar ini dapat menjadi percontohan pengelolaan pasar bersih bagi pasar lain di Gowa,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bisa bersama-sama untuk mengelola sampah dengan melakukan pengukuran sampah dengan 3R yaitu membatasi penggunaan kemasan plastik sekali pakai, mulai menggunakan kantong belanja yang dapat digunakan kembali, dan mendaur ulang sampah organik yang dihasilkan agar sampah yang akan ditangani menjadi berkurang.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa Azhari Azis mengatakan, aksi bersih ini melibatkan sekitar 300 personil kebersihan DLH dan ASN Pemerintah Kabupaten Gowa. Dimana setelah dilakukan aksi bersih seluruh sampah yang dikumpulkan akan ditimbang dan dikelolah sesuai jenisnya.
Aksi bersih sampah ini dibagi dalam empat zona yakni wilayah depan, belakang, samping kiri, dan kanan pasar.
“Alhamdulillah setelah ditimbang terkumpul 1.361 kilogram sampah yang merupakan sampah organik. Nantinya sebagaian akan kita masukkan dalam bank sampah, ada juga yang akan diolah menjadi pupuk cair kepada vendor yang selalu bekerjasama dengan kami kemudian selebihnya lagi kita bawa ke TPA,” jelasnya.
