REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Akhir-akhir ini penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kian merebak dibeberapa wilayah yang ada di Indonesia khususnya kota Makassar.
Untuk itu, Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota Makassar mengadakan kegiatan Coffee Morning di Celebes Cafe, jalan Arif Rate dengan mengambil tema bahasan “Penyakit Demam Berdarah Dengue, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya”. Selasa, (12/02/2019).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Makassar, dr. Andi Maryani dan Juliaman selaku Camat Mariso sebagai narasumber.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Dr Andi Maryani menjelaskan, tercatat saat ini sebanyak 20 orang terjangkit penyakit demam berdarah di kota Makassar.
Lanjutnya lagi, ia menyebutkan bahwa Pemerintahkota Makassar melalui Dinas Kesehatan sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mengatasi penyakit DBD.
“Sebanyak 20 orang saat ini menderita penyakit DBD dan pemerintah Kotw Makassar melalui kami di Dinas Kesehatan sudah melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari pemberian bubuk abate kepada warga dan pelaksanaan fogging di beberapa titik wilayah kota Makassar,” ujarnya.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
Sementara itu, Juliaman menjelaskan saat ini kecamatan Mariso telah melakukan normalisasi drainase yang menjadi tempat perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk demam berdarah.
“Satgas kebersihan Mariso telah berupaya untuk melakukan normalisasi drainase agar saluran air kembali lancar, yang bertujuan jentik-jentik nyamuk DBD tidak berkembang biak lagi,” kata Juliaman.
Menurutnya, hingga saat ini tiga puskesmas di lingkungan pemerintah kecamatan Mariso terus mendata pasien yang terjangkit DBD.
Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik
(Syaiful)
