REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa kini membentuk koperasi di seluruh desa dan kelurahan yang ada. Pembentukan koperasi ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Surat Edaran pemerintah pusat untuk membentuk Koperasi Merah Putih yang diperuntukkan di desa atau kelurahan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gowa Mahmuddin mengatakan, program ini dinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subiato sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dan percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah desa hingga kelurahan.
“Bapak Presiden RI Prabowo telah menekankan pentingnya kekompakan pusat dan daerah dalam penguatan ekonomi kerakyatan di desa, termasuk peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, sehingga hari ini kita mulai melakukan sosialisasi di Kecamatan Somba Opu,” katanya, di sela-sela Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Kantor Camat Somba Opu, kemarin.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
Dirinya menyampaikan, pemerintah pusat telah menetapkan target pembentukan 70.000 koperasi desa di seluruh Indonesia. Dimana Kabupaten Gowa harus ikut berkontribusi di dalamnya yang akan diluncurkan secara resmi pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.
“Insyaallah kita di Gowa akan membentuk 167 koperasi desa dan kelurahan sesuai dengan jumlah di daerah kita. Dimana kita targetkan mampu rampung terbentuk pada Juni nanti sehingga pada Juli 2025 bisa resmi diluncurkan seluruh Indonesia,” jelasnya.
Sementara, Kepala Bidang Koperasi, Abd Halim Hamid menyebut, pihaknya mulai melakukan sosialisasi yang dimulai pada Kecamatan Somba Opu kemudian dilanjutkan di beberapa kecamatan hingga Jumat, 25 April 20205 mendatang.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
Lebih lanjut, ia menyebut pembentukan koperasi merah putih ini untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus mempermudah mereka dalam menjual hasil bumi para petani yang berdampak baik terhadap kebutuhan masyarakat di Desa dan kelurahan nantinya.
“Ini kita lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena dengan tumbuhnya berbagai aktifitas, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, pertokoan bahkan apotik juga akan hadir maka masyarakat dapat sumber penghasilan lain yang mampu digunakan untuk kebutuhannya,” jelasnya.
