REPUBLIKANEWS.CO.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa berencana untuk melakukan penelitian dalam rangka menguji atau mengukur tingkat kekebalan kelompok pada masyarakat terhadap Covid-19. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, penelitian ini akan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat anti bodi masyarakat terhadap Covid-19. Sebab, untuk mencapai kekebalan kelompok ini dibutuhkan 70 persen dari jumlah masyarakat harus memiliki antibodi.
“Kita mau melakukan survei sejauh mana masyarakat Kabupaten Gowa yang sudah memiliki antibodi,” katanya, kemarin.
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
Lanjut Adnan, survei ini akan dilakukan di seluruh kecamatan yang ada dengan sample 100 orang perkecamatan dan perwakilan setiap desa serta kelurahan. Survei dilakukan dengan wawancara dan pengambilan sampel darah.
“Yang diambil darahnya adalah masyarakat yang belum divaksin. Supaya kita sandingkan datanya antara yang sudah divaksin dan yang belum. Karena terkadang ada sudah terbentuk antibodinya walaupun belum divaksin,” jelas Adnan.
Nantinya kata Adnan hasil survei ini akan menjadi acuan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mengambil suatu kebijakan, salah satunya untuk melakukan pembatasan di suatu wilayah dan penentuan zona setiap kecamatan atau desa dan kelurahan.
Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL
“Jadi kalau misalkan kecamatan atau desa tersebut sudah terbentuk antibodi 70 persen maka tidak perlu lagi dilakukan pembatasan tetapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.
