REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong seluruh produk-produk yang dihasilkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal agar masuk dalam E-katalog Pengadaan Barang dan Jasa.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, upaya yang didorong ini untuk mengembangkan dan memajukan UMKM yang ada di wilayahnya. Apalagi menurutnya hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menginginkan untuk mencintai produk-produk dalam negeri.
“Kami komitmen untuk mendaftarkan seluruh UMKM yang ada di Kabupaten Gowa untuk masuk dalam E-katalog, sehingga Insya Allah seluruh UMKM kita yang ada bisa lebih baik, lebih maju dan lebih jaya di masa yang akan datang,” ungkapnya, Kamis (24/03/2022) kemarin.
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
Ia menilai, jika produk UMKM lokal daerah dapat diakomodir masuk dalam E-katalog pasti akan lebih berkembang. Hal ini tentunya akan berkontribusi pada rekrutmen tenaga kerja sehingga menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gowa.
“Karena ketika UMKM kita maju, bisnisnya berkembang maka itu Insya Allah akan berkontribusi pada rekrutmen tenaga kerja sehingga ini bisa menekan angka pengangguran dan kemiskinan yang ada,” ujarnya.
Dirinya menyebutkan, selama ini pembelanjaan Pemerintah Kabupaten Gowa masih menggunakan produk dari luar daerah. Karena menurutnya apa yang ada di dalam E-katalog masih kebanyakan produk dari luar negeri ataupun luar daerah Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja
Misalnya kata Adnan, pengadaan kebutuhan bangku sekolah di dinas pendidikan setempat masih membeli dari luar kabupaten maupun provinsi . Pada hal menurutnya banyak produk-produk dalam daerah yang juga memiliki kualitas bagus.
“Nah sekarang pemerintah pusat mengakomodir itu. Sehingga pengrajin-pengrajin yang ada di Kabupaten Gowa didaftarkan dalam E-katalog ini. Selain itu sudah pasti harganya juga jauh lebih murah dibandingkan dengan kita membelanjakan di luar daerah ,” ungkapnya.
kedepannya Bupati Adnan meminta pembelanjaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa tidak lagi di luar daerah. Seperti pada pengadaan bangku sekolah di dinas pendidikan agar menggunakan produk lokal.
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
“Sehingga ini bisa membangkitkan kembali produk dalam negeri dan kita kembali lebih cinta produk dalam negeri dan UMKM kita bisa berakselerasi dengan baik,” harapnya. (*)
