0%
logo header
Senin, 07 Agustus 2023 16:35

Pemkab Gowa Gandeng BSIP Siapkan Kembangkan Komoditas Kentang Hingga Sapi Perah

Chaerani
Editor : Chaerani
 Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina. (Istimewa)
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan potensial dengan mengembangkan komoditas kentang dan sapi perah. Dalam rencana tersebut pihaknya menggandeng Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian RI.

Kerjasama ini pun dilakukan melalui penandatanganan kerjasama antar keduanya yang berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa.

Direktur I Care Haris Syahbudin menuturkan, kegiatan ini diharapkan betul-betul bisa dimaksimalkan dalam pelaksanaan kegiatannya. Menurutnya, di Kabupaten Gowa ini memiliki banyak komoditi unik yang bisa dikelola. Salah satunya kentang dan sapi perah.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Pimpin Langsung Misi Bantuan Kemanusiaan Pemkot Makassar ke Aceh dan Sumatera

“Kentang yang digunakan masih kentang granula, kentang ini kentang sayur tetapi petani sangat kreatif dengan mengolahnya menjadi kripik. Nah kalau ini dilakukan, prosesnya agak sedikit panjang, tapi kalau menggunakan kentang industri mungkin prosesnya akan jauh lebih pendek. Nah kita di BSIP sudah minta untuk membantu memperkenalkan varietas baru ini ke kawan-kawan kelompok tani untuk memanfaatkan kentang industri tadi,” katanya dalam keterangannya, kemarin.

Ia mengaku, pihaknya tidak akan melepas kerjasama ini berjalan begitu saja, tetapi juga akan melakukan bimbingan-bimbingan teknis dalam pelaksanaan atau kegiatan pasca panen khusus pada komoditi kentang.

“Kami tidak melepaskan begitu saja, kemudian memperkenalkan benih, tapi juga nanti pada saatnya dalam kegiatan icare selama 5 tahun itu kami juga akan melakukan bimbingan-bimbingan teknis dalam pelaksanaan kegiatan pasca panen untuk kentang, ” ujar Sekretaris Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan RI ini.

Baca Juga : Tawaran Kerjasama Pendampingan Kesehatan Atlet Belum Direspons, KONI Makassar Akui Kecewa dengan Dinkes

Sementara, untuk sapi perah, beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni terkait dengan masalah penghijauan pakan ternak yang harus disediakan, kemudian kesiapan kandang sapi untuk bisa segera dimanfaatkan oleh sapi-sapi perah yang saat ini sudah berada di Baturaden.

“Pihaknya sudah berdiskusi juga dengan tim dan kesetaraan data informasinya hampir sama, masalah hijauan pakan ternak yang harus kita sediakan. Kemudian bagaimana kesiapan kandang sapi kita untuk bisa segera dimanfaatkan oleh sapi-sapi perah yang sudah ada di Kecamatan Baturaden, Jawa Tengah,” ujarnya.

Sebanyak 250 ekor sapi perah siap diterbangkan ke Kabupaten Gowa, sebagian akan dibagi ke kelompok koperasi dan selebihnya dibagikan UPT.

Baca Juga : Lewat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel, Jalan Kota di Sidrap Hingga Tellu Limpoe Sudah Rampung

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Kementerian Pertanian dan antara Pemerintah Kabupaten Gowa dengan PT Sumber Cita Rasa Alam atau lebih dikenal dengan nama Cimory adalah bukti nyata dimulainya rencana pengembangan sapi perah di Kabupaten Gowa.

“Di sisi lain pemerintah pusat juga memberi dukungan berupa program pemberdayaan pertanian berbasis kawasan dan peningkatan rantai nilai komoditas yang dikenal dengan nama program ICare. Kabupaten Gowa memperoleh dua jenis pengembangan komoditas yaitu sapi perah dan kentang,” jelasnya.

Ia berharap, agar perjanjian kerjasama yang ditandatangani dapat memacu semangat kerja dan dapat terlaksana sesuai dengan harapan.

Baca Juga : Tekankan Komunikasi yang Baik dan Intens, Sufriadi Arif Dorong Eksekutif Lebih Aktif Turun ke Daerah

“Saya berharap agar perjanjian kerjasama yang kita tanda tangani pada hari ini dapat memacu semangat kerja dan dapat terlaksana sesuai harapan,” terangnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646