REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Penurunan angka kematian ibu dan bayi akan menjadi salah satu program yang akan di fokuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Dalam hal ini pemerintah setempat akan menggandeng United States Agency for International Development (USAID) Momentum Private Healthcare Delivery (MPHD) Indonesia Private Sector.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengatakam, program kerjasama yang akan dilakukan ini tentunya akan sangat membantu pemerintah dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Olehnya, dirinya sangat menyambut baik kerjasama tersebut yang dilakukan pada Pembahasan Draft Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama tersebut.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
“Program ini sangat bagus, apalagi Ini program tidak menyusahkan kita karena program ini dibiayai USAID sendiri,” katanya di Ruang Rapat Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Gowa, Kamis (21/10/2021).
Kamsina pun berharap draft kesepakatan bersama dan kerjasama ini bisa segera diselesaikan.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya program ini betul-betul bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Gowa bisa ditekan dan kita berharap program ini juga mengatasi masalah stunting,” harapnya.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
Sementara, District Coordinator – MPHD South Sulawesi Amiruddin mengatakan, program ini untuk mendukung pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Gowa dalam meningkatkan keterlibatan dan efektivitas fasilitas kesehatan swasta yang secara berkelanjutan. Tujuannya untuk menyediakan layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang berkualitas dan berkontribusi menurut AKI dan AKB.
