REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dalam rangka memberikan perhatian penuh kepada seluruh guru yang ada dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Gowa. Khususnya dalam peningkatan kompetensi guru, pemerintah setempat bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation akan memberikan beasiswa kompetensi.
Head of Development and Program Putera Sampoerna Foundation Juliana mengatakan, guru-guru yang akan diikutkan dalam beasiswa pelatihan kompetensi ini merupakan guru yang berada dari sekolah naungan Pemkab Gowa. Mulai dari guru pendidikan anak usia dini (Paud), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
“Beasiswa pelatihan guru ini merupakan inisiasi kerjasama antara Pemkab Gowa dengan kami dalam rangka meningkatkan kualitas guru,” ujarnya saat melakukan audiens di Kantor Bupati Gowa, Jumat (16/04/2021).
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
Tujuan program tersebut untuk meningkatkan kompetensi guru, terutama di masa pandemi Covid-19, serta untuk mempersiapkan guru-guru jelang pembukaan sekolah tatap muka yang direncanakan pada Juli 2021 mendatang.
“Karena selama pandemi saya melihat guru-guru perlu dibantu terutama saat mempersiapkan masuk kembali pada pembelajaran tatap muka terbatas,” lanjutnya.
Juliana menambahkan, beasiswa pelatihan kompetensi bagi guru ini akan dilaksanakan secara daring dan setelah itu akan terus dilakukan pendampingan secara khusus oleh pihaknya.
Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja
“Jadi nanti ada pendampingan khusus dari kami bersama dengan Dinas Pendidikan setempat dan monitoring akan berada di Dinas Pendidikan. Dengan demikian sistem pelatihannya itu akan berlangsung secara masif dan juga terstruktur,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat Sementara Sekretaris Kabupaten Gowa Kamsina menyambut baik adanya program beasiswa kompetensi bagi guru ini. Olehnya itu, dirinya berharap agar program ini bisa di ikuti oleh guru-guru yang ada di Kabupaten Gowa.
“Jadi tugas kita ini mengontrol, guru-guru kita buatkan daftarnya, terus kita lihat siapa-siapa guru yang ikut sampai akhir dan yang tidak mengikuti sampai akhir. Kalau ada yang tidak ikut kita kasih sanksi,” ungkapnya.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Salam mengatakan, untuk kelanjutan program tersebut masih menunggu petunjuk dari Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Namun menurutnya saat ini Putera Sampoerna Foundation bersama pihaknya sudah siap.
“Kita akan laporkan dulu kepada pimpinan dalam hal ini Bapak Bupati Gowa. Kita akan menunggu petunjuk beliau. Tapi kita sudah sangat siap. Rencananya dari Putera Sampoerna minggu depan,” ungkapnya.
Guna memastikan guru-guru di Kabupaten Gowa ikut dalam pelatihan ini pihaknya akan membuat komitmen dari guru-guru untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga : Kinerja Keuangan Sektor Penjaminan Melonjak 58,77 Persen di Sulampua
“Kita sangat berterima sekali kepada pihak Putera Sampoerna yang ingin mengupgrade dan meningkatkan kompetensi guru kita, itu luar biasa sekali,” singkatnya. (Rhany)
