REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menetapkan Lapangan Karebosi sebagai lokasi utama pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 H.
Sejumlah persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran ibadah yang diperkirakan akan dihadiri hingga ribuan jamaah tersebut.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir, menegaskan bahwa pengamanan dan fasilitas pendukung telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
“Pembagian tugas sudah jelas, dari keamanan hingga kelancaran acara. Semua pihak diharapkan memahami tanggung jawab masing-masing,” ujar Yasir usai Rakor Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 H di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (25/3/2025).
Dia menjelaskan sejumlah instansi dilibatkan dalam penyelenggaraan Salat Id, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang akan melakukan penyiraman di Lapangan Karebosi sebelum hari H.
Satpol PP akan berada di barisan depan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Dinas Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan fasilitas pendukung.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
Pihak PLN akan memastikan tidak ada pemadaman listrik selama pelaksanaan Salat Id. Sedangkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan tim kebersihan kecamatan akan membersihkan lapangan dua hari sebelum hari H.
Ia bilang, untuk antisipasi cuaca yang tidak menentu, jamaah akan menggunakan lapangan beton agar tetap nyaman saat beribadah.
Di samping itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar menyiapkan 150 personel untuk mengatur lalu lintas dan menempatkan barier pada beberapa titik, termasuk Jalan Kajalalido, Ahmad Yani, Kartini, dan Sudirman yang akan dijadikan area parkir.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Lalu Satpol PP akan mengarahkan masyarakat untuk masuk ke dalam Lapangan Karebosi guna menghindari kerumunan di luar area ibadah.
Yasir membeberkan khatib akan diisi oleh Ketua MUI Sulsel, KH Najamuddin Safaa dan Imam Syaikh Abdul Azis.
“Jika cuaca tidak memungkinkan, pelaksanaan Salat Id akan dialihkan ke Masjid Raya Makassar atau Masjid Al-Markaz Al-Islami,” ungkapnya.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Saat ini, Pemkot Makassar masih berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar untuk memastikan pengaturan lalu lintas dan keamanan berjalan optimal. (*)
